Jumat, 13 November 2009

"Americana " From Voice Of America

Amerikana : Piala Vendy Penghargaan K-5 Ala New York

Jajanan pinggir jalan kota New York biasanya diasosiasikan dengan hotdog atau pretszel yang dijual di mobil-mobil kios oleh kaum imigran. Namun sekarang, aneka ragam jenis makanan dijajakan di jalan-jalan kota New York, mulai dari pangsit ala Asia sampai schnitzel yang khas Austria. Penjaja makanan ini mempunyai pelanggan yang setia dan kini mereka mendapat pengakuan resmi dari sebuah lembaga di New York dalam bentuk penghargaan Piala Vendy. Penghargaan ini yang dijuluki “Piala Oscar” jajanan pinggir jalan ala New York.
***
Restoran-restoran di New York berusaha memperoleh publisitas bagus dan mengusahakan resensi di oleh surat kabar ternama atau terdaftar dalam panduan makan Michelin and Zagat. Namun belum pernah ada sistem penilaian untuk para penjaja makanan pinggir jalan.
Namun hal itu mulai berubah. Sekarang penjaja makanan diseluruh New York bersemangat untuk memenangkan hadiah bergengsi -- Piala Vendy.

Tahun 2009 adalah tahun kelima Piala Vendy diberikan sebagai penghargaan terhadap penjaja makanan jalanan terbaik di New York. Penjaja yang dimaksud bukan lagi sekedar pedagang hotdog atau pretzel seperti tahun-tahun lalu, namun juga makanan multi etnis dari seluruh dunia yang diperkenalkan kepada warga kota New York.

Piala Vendy tahun ini diraih oleh Fernando dan Jolando Martinez untuk jajanan taco mereka yakni Country Boys Taco Truck. Untuk kategori makanan penutup atau dessert, Piala Vendy diberikan kepada Thomas DeGeest , penjaja waffles ala Belgia. Dan makanan paling favorit versi konsumen jatuh pada Meru Sikder, pemilik kios makanan nasi Briyani asal Bangladesh yang telah memenangkan penghargaan yang sama tahun lalu.

Ini adalah makanan yang paling laris di Midtown Manhattan. Makanan Khas India. Roti Capati yang didalamnya ada ayam, yoghurt dan rempah-rempah.

Sikder menunjukkan kati roll yang membuatnya meraih Piala Vendy dua kali berturut-turut. Ia mengatakan resep keberhasilannya adalah jajanannya terbuat dari bahan-bahan yang segar dan harganya lebih murah dibandingkan makanan serupa di restoran.

Dari makanan pedas ke makanan manis. Hanya beberapa blok saja, Thomas DeGeest, pemenang Piala Vendy Untuk Hidangan Penutup Terbaik, memamerkan keahliannya membuat wafel ala Belgia lengkap dengan bahan-bahan bakunya. DeGeest mengatakan ia meninggalkan karir di kantor besar untuk mewujudkan impiannya mempunyai bisnis sendiri. Ia senang bisa memberi sentuhan Belgia di New York.

" Orang sangat tertekan hidup di New York dan yang kami berikan kepada mereka adalah lima menit kenangan masa kecil dan kegembiraan yang menurut saya adalah sesuatu yang menyenangkan. "

Piala Vendy tidak sekedar mempromosikan makanan pinggir jalan. Penerimaan dari kampanye Piala Vendy ini digunakan untuk membiayai Vendor Project, sebuah usaha perlindungan hak berdagang sekitar 5 ribu pedagang makanan kaki lima.

Pemenang Piala Vendy tahun ini, Fernando Martinez dan keluarganya pernah diusir dan tidak boleh berdagang di wilayah Brooklyn tahun 2007. Kini keluarga Martinez bisa menjalankan bisnis kembali di New York.

" Saya gembira melihat banyak orang – tidak saja orang Meksiko atau Amerika Latin – tapi juga warga kulit putih yang datang untuk makan dan mencicipi makanan kami dan mereka menyukainya

Seperti banyak pedagang makanan pinggir jalan, Martinez bermimpi satu hari nanti ia bisa membuka sebuah restoran. Namun melihat keadaan ekonomi yang masih muram dan makin populernya makanan pinggir jalan, ia merasa bisnisnya sekarang ini untuk sementara ini adalah pilihan yang terbaik. ( Budi Setiawan)

Video pemenang :
1.Fernando Martinez - http://www.youtube.com/watch?v=DTPCUFtKILI – Martinez
2.Thomas DeGeest- http://www.youtube.com/watch?v=WQ0kgZ9_R_4&feature=related – india
3.Meru Sikder - http://www.youtube.com/watch?v=JY1bUDZ-Pn0-

*) Disiarkan dalam Amerika Kini, Radio VOA Siaran Bahasan Indonesia, Siaran pagi, 11 November, 2009

Tidak ada komentar: