Sabtu, 14 April 2012

Pengaruh Gelombang Radio pada Tubuh Manusia



Pengaruh gelombang radio yang dipancarkan oleh sumber-sumber buatan pada tubuh manusia dan kesehatan seluruh makhluk hidup di planet kita ini terbagi dalam 2 jenis, jenis pertama adalah efek dari radio (peralatan penerima radio) yang terletak dekat dengan pendengar sedangkan jenis kedua adalah efek peralatan pemancar termasuk pemancar radio dan antenanya. Berdasarkan rekomendasi WHO, peraturan kesehatan Uni Eropa, institusi dan para pakar tingkat radiasi elektromagnetik yang dapat diterima oleh tubuh manusia diperkirakan 2 watt untuk setiap 10kg berat badan. Riset modern dalam bidang ini menetapkan 2 watt untuk setiap 1kg berat badan. Pendengar radio yang menggunakan pesawat penerima radio, antena external serta internal dan peralatan pendukung tidaklah terpapar pada tingkat radiasi yang berbahaya. Radiasi elektromagnetik yang diterima  pendengar radio lebih rendah dari tingkat yang diperbolehkan 2 watt per 1kg atau per 10kg. Menghubungkan kawat listrik juga tidak berbahaya terutama bila kawat tersebut terlindungi seperti kabel koaksial. Karena pesawat radio beroperasi dengan listrik yang berasal dari daya listrik misalnya dengan voltase 220V maka harus diperhatikan bahwa medan elektromagnetik terbentuk di dekat konduktor atau kedua konduktor jika pesawat radio dihubungkan ke peralatan lain, dengan jarak sekitar 20 cm merupakan jarak moderat bagi tubuh maniusia dan hanya menjadi berbahaya jika terpapar dalam waktu yang lama. Namun terdapat resiko bila antena eksternal diletakkan dekat dengan konduktor dengan voltase 110, 220 dan 380 V. Pada tahun 70an stasiun radio Voice of America menandatangani perjanjian dengan Israel untuk membangun pemancar radio yang baru, namun protes dari penduduk setempat menghentikan pembangunan itu. Di Bulgaria sebuah pemancar radio akan dibangun di dekat pesisir Laut Hitam pada 1991 namun protes dari penduduk di bagian timur negara tersebut menghentikan pembanguan pemancar. Hal ini dan banyak kasus serupa disebabkan oleh pengaruh berbahaya pemancar radio dan radiasi antena khususnya saat pemancaran radio, medan magnet yang kuat akan terbentuk di dekat antena. Besarnya medan magnet disebut intensitas dan tergantung pada banyak faktor seperti daya pemancar, daya signal antena, jarak ke peralatan, arah antena, jumlah informasi yang disebarkan, dsb. Karena alasan ini dan lainnya perancang pemancar radio dan antena mencoba menempatkan fasilitas-fasilitas tersebut di daerah terpencil, meskipun ini sering menghadapi rintangan lain seperti penyediaan suplai daya, pendingin, jalan, dsb. Kini kebanyakan negara di dunia mematuhi peraturan perlindungan terkait pembangunan pemancar radio.
(diterjemahkan dan dipublikasikan dengan izin dari Radio Bulgaria www.bnr.bg)hind


2 komentar:

yudhaardiansyah mengatakan...

kita juga punya nih artikel mengenai gelombang radio, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2776/1/42.pdf

yudhaardiansyah mengatakan...

kita juga punya nih artikel mengenai gelombang radio, berikut linknya semoga bermanfaat ya :D
http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/2776/1/42.pdf