Selasa, 23 Februari 2010

RTISI>>>Pameran Tan. Hias Internasional Taipei

Pameran Tanaman Hias Internasional Taipei 2010-2011 (Taipei International Flora Expo 2010-2011)


poster
Para pecinta bunga dan penggemar acara budaya, pasti memiliki alasan untuk mengunjungi kota Taipei antara 5 November 2010 sampai dengan 25 April 2011. Taipei akan menjadi tuan rumah penyelenggara Pameran Tanaman Hias Internasional 2010-2011 atau (International Floral Exhibition).
Floral Exhibition merupakan event dunia ketiga di Taiwan dalam dua tahun terakhir ini, event pertama sebagai tuan rumah World Games 2009 di Kaoshiung, kedua menjadi pihak penyelenggara kejuaraan Deaflympics 2009 di Taipei, dilanjutkan tahun 2010 mengundang tamu-tamu dari seluruh dunia datang menyaksikan pameran tanaman hias.
maskot
(Maskot Taipei International Flora Expo 2010-2011)
Demi menampilkan yang terbaik, pihak penanggungjawab memaksimalkan setiap persiapan, rencana memperlihatkan 1600 jenis bunga lokal yang tersebar di 14 lokasi pameran dengan luas 91,8 hektar. Tentu saja akan menyenangkan tamu-tamu kota nantinya. Bunga juga sebagai ungkapan rasa persahabatan dan solidaritas yang tinggi yang ditunjukkan penduduk kota kepada pengunjung dari seluruh dunia.
Lokasi pameran kini tengah dalam tahap pembangunan, di dalam taman Yuanshan, tanah seluas 17.000 meter persegi, kelaknya akan dipenuhi dengan ribuan pot bunga. Tidak jauh dari taman Yuanshan ada sebuah lokasi pameran lagi dengan nama Global Garden Area, di sana juga akan menampilkan berbagai jenis tanaman eksotis.
Lokasi lain Expo Orchard, tidak akan menampilkan bunga-bunga, namun akan memperlihatkan berbagai variasi pohon buah musiman yang dapat ditemukan di seluruh Taiwan.
Event bergengsi yang akan berlangsung selama 171 hari, pengunjung yang datang pasti puas dengan kesempatan menonton pertunjukkan kesenian daerah, persembahan kelompok-kelompok teater, kompetisi bunga domestik dan internasional, show hasil desain, pameran teknologi tinggi sektor energi hijau yang sedang disorot dunia.
Pameran khusus menampilkan karya-karya pelukis impresionis Claude Monet, di mana karya-karyanya sangat terinspirasi oleh bunga.
Pada April 2006 pihak TFDA (Taiwan Floriculture Development Association) bekerjasama dengan pemerintah kota Taipei yang pada saat itu presiden Ma Ying-jeou masih menjabat sebagai walikota Taipei, telah mengajukan aplikasi ingin memperoleh hak penyelenggara Flora Expo 2010. Pihak AIPH (International Association of Horticultural Producers) menyetujui aplikasi Taipei pada bulan November 2006.
Taipei adalah kota ketujuh di Asia menjadi tuan rumah acara pameran dan perkebunan bunga. Sedangkan kota lain adalah Osaka, Jepang (1990); Kunming, Tiongkok (1999); Awaji, Jepang (2000); Hamanako, Jepang (2004); Shenyang, Tiongkok (2006); dan Chiang Mai, Thailand (2006).
Pada umumnya melalui event internasional, seperti acara Olimpiade, World Fair, Expo Flora, merupakan kesempatan bagi pihak tuan rumah untuk merapikan kota, dan memperkenalkan diri kepada komunitas internasional agar lebih dikenal.
Penyelenggaraan pameran tamanan hias tahun 2010 mendatang, tidak hanya menunjukkan keunggulan teknologi Taiwan dalam bidang industri perkebunan, juga secara langsung menguntungkan petani bunga lokal, lebih dari 90 persen bunga dan tanaman akan ditampilkan pada eksposisi tersebut.
Dengan penggunaan berencana Lebih dari 40 juta bunga dan tanaman lokal, ia memerlukan biaya investasi lebih dari 30,8 juta Dolar Amerika. Sedangkan biaya lain sebesar 770 juta Dolar Taiwan untuk pemekaran kota (garden city). Taipei terus melakukan yang terbaik dalam penyediaan fasilitas publik dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang etikad ramah lingkungan.
Menurut perkiraan lebih dari 8 juta orang pengunjung akan menghadiri pameran, 90 sampai dengan 95 persen adalah pengunjung lokal, 5 sampai 10 persen berasal dari luar negeri.
logo
( Logo Taipei Flora Expo )
Pemerintah berharap, melalui event ini berharap untuk terus meningkatkan visibilitas global Taiwan, dengan demikian membantu memenangkan lebih banyak dukungan internasional agar dunia menyoroti Taipei, dan Taipei ikut merangkul dunia. Oleh Silvia Winata/Seputar Taiwan (RTISI)

Tidak ada komentar: