Dear friends of Deutsche Welle,
With this, we would like to inform you about newly introduced or replaced frequencies for your target area. Valid from May 18th, 2011
Valid from September 5th, 2011:
Chinese Program / Chinesisches Programm
23.00-24.00 UTC
9785 kHz cancelled
9865 kHz cancelled
11965 kHz cancelled
Farsi Program / Persisches Programm
17.30-19.30 UTC
5915 kHz cancelled
7220 kHz cancelled
15410 kHz cancelled
Freundliche GrĂ¼sse / Kind regards,
Andrea Schulz
Customer Service
DEUTSCHE WELLE
Andrea.Schulz@dw-world.de
Jalan Penjajap Timur 3A Pemangkat 79453 Kalimantan Barat - Indonesia Telepon 0562-243873 HP.085654686895
Rabu, 14 September 2011
Bingkisan Lebaran dari Radio Kerajaan Arab Saudi
Gelombang Pendek / SW: 13 meter & FM 97,5;
Frekwensi: 21.670 kHz.
Juga via satelit: NILESAT 102; Posisi 7 Derajat Arah Barat,
Gelombang: 12.053 mHz (Radio 5)
Segenap
Kerabat Kerja
RADIO
KERAJAAN ARAB SAUDI
SEKSI
BAHASA INDONESIA
Menghaturkan
Selamat IDUL FITHRI 1432 H.
Mohon Maaf
Lahir Bathin
Semoga Segala
Amal Ibadah Kita
Diterima di
Hadirat ALLAH SWT, Amien!
Direktur Radio Jeddah: DR. Abdullah Utsman al-Sya`ie’
Supervisor Siaran Luar Negeri: Husein Ahmad Ibrahim
Dagriry
Wakil Supervisor Siaran Luar Negeri: Abdurrahman
Mushlih Shaleh al-Bilady
Kepala Seksi Bahasa Indonesia : Miftahuldjannah
Azhary Hasan, M.A.
Para Penyiar Seksi Bahasa Indonesia :
Miftahuldjannah Azhary Hasan Beran, M.A.
Abdul Muis Basith Bahauddin al-Hasyimy, M.A.
Burhanuddin Muhammad Thahir Abdul Samad, L.C.;
Mahfud Mas'ud Abdul Fattah Gresik, L.C.
Imron Su’aidi Masyhudi Shiddiq
Siti Hariroh Hidayat Abdul Hamid Mushannif
Abdul Atiq Syarifuddin Ilam Si’ar, L.C.
Nurhalim Masykuri Manshur Karyani, S.Pd.I
Jamaluddin Malik Ramli Hasan, L.C.
Muhammad Mushthafa Musyai Iyan
Ahmad Syihabuddin Syafi’uddin Muhammad Ramli,
L.C.
Abdullah Muhammad Shaleh Umar, S.S.
Ahmad Mushthaliq Afandi Kardi, L.C.
Syafiq Reza Hasan Abdul Kadir Basalamah, M.A.
DR. Ahmad Fahmy Yasir al-Ampenani; M.A.
Sofyan al-Shiddiq Muhammad Fuad Baswedan, L.C.
Sanusin Muhammad Yusuf Ibrahim, L.C.
Azzam Mahfud Mas’ud Abdul Fattah, S.H.I.
drg. Fatimah Azzahra Muhammad Yasin Mandili
STAF ADMINISTRASI: M. Abduh,
Sila Fakanti, Inayatullah, Fahd 'Aatiq
Alamat: Radio Kerajaan Arab Saudi, Seksi Bahasa Indonesia , Jeddah
21161 , Saudi
Arabia
SMS: 00966 50 3737 270 – 50 3737 027 – 50 9678 028
Kisah Radio 2
(sambungan)...Selanjutnya kemajuan
teknologi radio berkembang lebih cepat, perusahan-perusahaan besar tertarik
dalam bidang ini, peralatan siaran dan pesawat penerima radio bertambah baik.
Empatbelas tahun setelah suara Reginald Fressenden terdengar oleh operator
radio di laut, siaran radio pertama yang sesungguhnya dipancarkan dari
Pittsburgh, Pennsylvania.
Program radio
tersebut dipancarkan melalui stasiun KDKA pada malam 2 November 1920,
menampilkan Leo Rosenberg yang mengumumkan hasil awal pemlihan presiden antara
James Cox dan Warren Harding. Siaran pertama KDKA memicu keberhasilan industri
radio, orang mulai membeli radio pertama mereka. Hanya empat tahun setelah
siaran pertama terdapat 600 stasuin radio di Amerika Serikat ada juga stasiun
radio yang mulai siaran ke negara lain.
Siaran radio mulai
menjual “siaran reklame” sebagai cara untuk menggaji karyawan dan membiayai
peralatan, beberapa siaran reklame dijual ke perusahaan berbeda sehingga mereka
bisa mempromosikan produk-produk mereka kepada pendengar radio. Metode ini
mendukung radio dan kemudian televisi yang masih digunakan sampai saat ini.
Radio mengubah cara
berpikir dan kehidupan orang. Radio memungkinkan hampir setiap orang
mendengarkan berita tentang peristiwa penting pada waktu yang sama, kandidat
politik dapat didengar jutaan pendengar juga lagu-lagu yang sama di dengar di
seluruh negeri.
Karya ilmuwan Inggris James Maxwell dan ilmuwan
Jerman Heinrich Hertz menyebabkan kemajuan teknologi komunikasi modern,
termasuk siaran televisi, ponsel,mainan yang dikontrol dengan radio dan banyak
lagi.
Sekarang kami akan
menerangkan tentang gelombang elektromagnetik, kita akan mulai dengan percobaan
Heinrich Hertz. Anda bisa juga mencoba eksperimen ini, pertama pindahkan
kontrol radio anda ke area dimana tidak terdapat stasiun yang diterima.
Selanjutnya anda memerlukan barerei 9 volt dan kepingan uang logam, letakkan
baterei di dekat uang loogam dan benturkan bagian atas baterei dengan koin.
Anda akan dapat mendengar bunyi klik di radio. Koin dan baterei adalah pemancar
radio yang sangat sederhana meskipun radio ini tidak akan memancarkan dengan
sangat jauh. Akan tetapi jika anda mengetahui kode Morse anda bisa
berkomunikasi dengan peralatan ini.
Energi
elektomagnetik berjalan hampir seperti gelombang samudera—naik turun, naik turun—, gelombang
tersebut juga berjalan dalam kecepatan cahaya 294.792.458 meter per detik.
Ilmuwan mempelajari
bagaimana memisahkan gelombang radio ke dalam panjang berbeda yang disebut
frekuensi, hal ini memungkinkan banyak stasiun radio melakukan siaran pada
waktu yang sama dan tidak saling mengganggu.
Anda mungkin
mendengar siaran kami melalui apa yang disebut shortwave. Frekuensi ini antara
3000 dan 30000 KHz atau sering disebut juga megahertz. Satu megahertz sama
dengan 1000 KHz. Shortwave sesuai untuk siaran jarak sangat jauh, signal
shortwave melambung ke ionosfir yang mengelilingi bumi, kembali ke tanah dan
kemudian kembali lagi ke ionosfir.
Siaran radio
pertama dibuat menggunakan AM, radio AM dipancarkan ke jarak yang lebih luas
namun kualitas suaranya tidak sebagus apa yang belakangan dikenal sebagai FM.
Stasiun radio FM memancarkan dalam rentang frekuensi 88 dan 108 megahertz,
sementara radio AM antara 535 dan 1700 KHz.
Teknologi terus
berkembang, sekarang ini VOA melakukan siaran ke satelit di angkasa yang
mengirimkan signal kembali ke stasiun di darat yang memancarkan acara-acara
dengan signal jelas. Di Amerika Serikat orang yang menghendaki acara radio
satelit bisa membeli layanan perusahaan Sirius XM, perusahaan ini menyediakan
acara musik, berita, olahraga, cuaca, dsb. Banyak dari acara tersebut tidak
termasuk iklan komersial, layanan radio satelit ini bisa didengarkan di mobil,
rumah maupun peralatan portable. Selain itu banyak pula stasiun radio yang
menggunakan teknologi radio digital.
Internet juga
memperluas penyusunan acara-acara radio, stasiun radio di seluruh dunia bisa
menempatkan acara meraka di internet yang diperuntukkan bagi pendengar
dimanapun berada. Website Pandora meluncurkan Music Genome Project dengan
membuat database deskripsi lagu. Radio internet Pandora dapat memprediksi lagu
apa yang akan disukai pendengar berdasarkan piliihan musik mereka sebelumnya.
Kita berpikir
Heinrich Hertz melihat semua kemajuan
ini dengan sangat bangga akan peralatan yang dibuatnya yang dia kira tidak
berguna.
Pengaruh Aktivitas Matahari terhadap Penerimaan Siaran Radio
Aktivitas matahari
telah meningkat belakangan ini, aktivitas matahari adalah salah satu faktor utama yang
mempengaruhi propagasi gelombang radio. Biasanya penerimaan gelombang radio di
bumi memburuk ketika melemahnya aktivitas matahari menyusul semburan dan saat
terjadinya badai matahari serta proses lain. Kedua proses itu merupakan
konsekuensi dari gangguan keadaan normal pada medan magnet planet tersebut.
Salah satu hal yang menyebabkan fenomena itu bisa jadi bintik matahari, bintik
matahari dijumpai di dalam area dimana temperatur mencapai 4000C dan terlihat
lebih gelap. Bintik-bintik tersebut memperlihatkan kontras terhadap latar
belakang korona matahari. Meski terdapat banyak bintik matahari, hanya sedikit
darinya yang menghimpun sejumlah energi besar yang mengubah medan magnet.
Mungkin pulihnya medan magnet yang berubah itu mengakibatkan semburan pada permukaan
matahari yang disebut lidah api, sebuah
proses dimana sejumlah besar plasma dilepaskan di atas permukaan matahari.
Fenomena ini juga bisa terjadi pada bagian yang tidak terlihat adanya bintik
matahari namun manakala terlihat penyimpangan keseimbangan magnet pada korona
matahari. Dengan kedua jenis lidah api, konsekuensi
paling penting adalah apakah plasma yang dilepaskan ditujukan ke bumi atau
tidak. Plasma yang merupakan kombinasi partikel-partikel berbeda melintasi
jarak dari matahari ke bumi sekitar
30-60 jam dan mencapai bumi, peristiwa tersebut menyebabkan perubahan pada
medan magnet bumi. Ini sering menyebabkan badai magnet yang memiliki efek merugikan bagi setiap
makhluk yang hidup di alam dan juga kualitas propagasi gelombang radio, ini
berarti stasiun-stasiun radio menghilang dari skala selama beberapa jam. Pada
wilayah yang berada di intermediate
latitude fenomena ini paling sering dijumpai antara antara jam 9-14 waktu
setempat pada frekuensi 3-13 MHz, atau lebih jelasnya pada 25-60 meter
shortwave. Di Sofia, fenomena seperti itu bisa diamati lusinan kali di awal
abad ini, misalnya pada 31 Maret 2001 dan 31 Maret 2002, ketika itu tidak ada satupun
stasiun radio yang bisa diterima di shortwave 31, 41 dan 49 meter band antara
jam 9-14 waktu setempat. Sayangnya semburan matahari ini tidak dapat diprediksikan lebih awal
meskipun sistem satelit state-of-the-art mengamati matahari sepanjang hari.
Paling cepat terjadinya lidah api hanya bisa diramalkan 24 jam sebelumnya.
Pendengar radio dapat mengikuti bulletin berita yang dikhususkan pada aktivitas
matahari dan menggunakan informasi yang tersedia untuk meramalkan kualitas
propagasi radio di hari-hari mendatang. Pengetahuan mengenai peristiwa ini akan
bisa membantu pendengar dalam menerangkan alasan dibalik menurunnya propagasi
radio pada frekuensi rendah dan shortwave.
Kisah Radio
Kisah ini dimulai
di Inggris pada 1873 ketika seorang ilmuwan bernama James Maxwell menulis teori
matematika tentang sejenis energi. Dia menyebut energi ini sebagai gelombang
elektromagnetik. Teorinya mmengatakan energi semacam ini bisa melewati udara
tanpa terlihat. Namun James Maxwell tidak dapat membuktikan idenya begitu pula
ilmuwan-ilmuwan lain hingga akhirnya ilmuwan Jerman Heinrich Hertz mencoba
sebuah eksperimen pada 1887.
Ekperimen Hertz
nampak sangat sederhana, dia menggunakan dua lempeng logam yang diletakkan
saling berdekatan dan menggunakan listrik
untuk membuat percikan diantara kedua logam. Dia membuat sebuah pesawat penerima
sederhana terbuat dari kabel yang
dilingkarkan beberapa kali menjadi kumparan, pada ujung kumparan itu diletakkan
lempengan logam kecil yang dipisahkan dengan jarak sangat kecil sedangkan pesawat
penerima ditempatkan beberapa meter dari peralatan lain. Heinrich Hertz
membuktikan gagasan James Maxwell benar, gelombang elektromagnetik melewati
udara dari satu peralatan ke peralatan lain.
Kemudian Hertz
memperlihatkan eksperimen terrsebut kepada murid-muridnya di kelas, seorang
murid bertanya apa yang mungkin bisa dimanfaatkan dari penemuan itu, tapi Hertz
berpikir penemuannya tidak ada gunanya. Dia berkata penemuannya menarik namun
tidak barguna.
Ternyata dia salah,
eksperimennya merupakan awal komunikasi elektronik yang kita gunakan saat ini.
Sebagai pengakuan atas usahanya unit frekuensi gelomnang radio satu putaran per detik dinamakan Hertz. Gelombang radio menjadi
dikenal dikalangan ilmuwan sebagai Hertzian. Akan tetapi eksperimen Hertz masih
tidak ada gunanya sampai Guglielmo Marconi memperbaiki peralatan yang
digunakan. Dia memulai eksperimennya di Italia
pada 1894, Marconi berhasil memancarkan suara sejauh beberapa kilometer. Dia
mencoba menarik perhatian pemerintah Italia dengan penemuannya itu namun mereka
tidak tertarik.
Marconi pergi ke
Inggris, penemuannya diterima dengan baik di sana. Tahun 1897 dia mendirikan
Wireless Telegraph and Signal Company, perusahaan ini membuka pabrik radio
pertama di dunia di Chelmsford pada 1898. Selanjutnya orang mulai mengirim dan
menerima pesan-pesan radio jarak jauh menggunakan peralatan yang dibuat
perusahaan Marconi. Kapal-kapal di laut memerlukan peralatan tersebut, sebelum
adanya penemuan Marconi mereka tidak memiliki komunikasi sampai mereka tiba
dipelabuhan. Dengan radio kapal-kapal bisa meminta bantuan bila mereka ada
masalah, mereka bisa mengirim dan menerima informasi.
Semua radio Marconi
berkomunikasi menggunakan kode Morse, seorang ahli kode Morse bisa mengirim dan
menerima tigapuluh sampai empatpuluh kata permenit. Radio Marconi segera
meningkatkan kecepatan komunikasi dengan pesat.
24 Desember 1906
operator radio di kapal-kapal dekat Samudera Atlantik mulai mendengar sesuatu
yang aneh, mula-mula musik biola kemudian suara manusia. Suara tersebut
mengatakan “Have a Merry Christmas.” Suara itu milik Reginald Pressenden, dia
bekerja memproduksi peralatan yang dapat memancarkan suara manusia maupun musik
dengan radio. Dia memutuskan untuk mencoba pertama kalinya pada 24 Desember.
Itulah pertama kalinya suara manusia terdengar di radio...(bersambung)
Surat Dari Vietnam (VOV)
Saudara pendengar, siaran bahasa Indonesia –Seksi ASEAN- VOV mengucapkan Selamat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mudah-mudahan, Rakyat Indonesia akan terus mempertahankan kederdekaan, perdamaian dan kesejahteraan . Selalu adalah sahabat tradisional dan bersahabat dari rakyat Vietnam .
Kami selalu adalah sahabat akrab dari Rakyat Indonesia
Siaran Bahasa Indonesia
Seksi ASEAN
Sistim Siaran- siaran Luar Negeri- Radio Suara Vietnam
Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Hanoi, Vietnam
Tel: (84) 43 8254798
Handphone: 84. 91 226 0212
Seksi ASEAN
Sistim Siaran- siaran Luar Negeri- Radio Suara Vietnam
Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Hanoi, Vietnam
Tel: (84) 43 8254798
Handphone: 84. 91 226 0212
Surat dari Jerman ( DW )
Dear Mr. Hartono,
Thank you so much for your kind email letter. Yes, this are very bad news for our listeners, but you are glad to watch DW-TV and have access to our websites.
I would like to thank you so much for your kind help in filling our our reception reports.
Hope to stay in contact further on.
Best regards,
Andrea Schulz
Thank you so much for your kind email letter. Yes, this are very bad news for our listeners, but you are glad to watch DW-TV and have access to our websites.
I would like to thank you so much for your kind help in filling our our reception reports.
Hope to stay in contact further on.
Best regards,
Andrea Schulz
Langganan:
Postingan (Atom)