Jalan Penjajap Timur 3A Pemangkat 79453 Kalimantan Barat - Indonesia Telepon 0562-243873 HP.085654686895
Rabu, 14 September 2011
"Xinjiang dalam Lensaku"— Kembara Jurugambar Asing

Seramai 14 jurugambar dari 10 buah negara Islam, iaitu Malaysia, Mesir, Arab Saudi, Qatar, Turki, Iran, Nigeria, Kenya, Indonesia dan Pakistan kini mengadakan penggambaran selama 14 hari di Xinjiang bermula hari ini.
Malaysia diwakili jurufoto dari Pertubuhan Berita Nasional Malaysia, BERNAMA, Shahrizan Jeffri Aziz.
Program "Xinjiang Dalam Lensaku" dianjurkan bersama oleh Radio Antarabangsa China (CRI) dan Jabatan Penerangan kerajaan Wilayah Autonomi Uygur Xinjiang.
Wartawan CRI di Urumqi, Satria melaporkan, majlis perasmian diadakan pagi tadi. Program itu untuk memperkenalkan budaya, pelancongan dan masyarakat Wilayah Autonomi Uygur Xinjiang kepada dunia. Hasil kerja jurufoto berkenaan akan dikumpulkan untuk dibuat pemilihan gambar terbaik di laman sesawang di China dan negara peserta program itu.
Pemilihan dalam talian bermula pada November bertajuk "Xinjiang yang Mempesonakan". Keputusan akan diumumkan pada bulan Disember. Pemenang akan menerima hadiah melancong ke Xinjiang atas tajaan pihak penganjur pada tahun 2012. *CRI MALAY*
Malaysia diwakili jurufoto dari Pertubuhan Berita Nasional Malaysia, BERNAMA, Shahrizan Jeffri Aziz.
Program "Xinjiang Dalam Lensaku" dianjurkan bersama oleh Radio Antarabangsa China (CRI) dan Jabatan Penerangan kerajaan Wilayah Autonomi Uygur Xinjiang.
Wartawan CRI di Urumqi, Satria melaporkan, majlis perasmian diadakan pagi tadi. Program itu untuk memperkenalkan budaya, pelancongan dan masyarakat Wilayah Autonomi Uygur Xinjiang kepada dunia. Hasil kerja jurufoto berkenaan akan dikumpulkan untuk dibuat pemilihan gambar terbaik di laman sesawang di China dan negara peserta program itu.
Pemilihan dalam talian bermula pada November bertajuk "Xinjiang yang Mempesonakan". Keputusan akan diumumkan pada bulan Disember. Pemenang akan menerima hadiah melancong ke Xinjiang atas tajaan pihak penganjur pada tahun 2012. *CRI MALAY*
Konferensi Pengkoordinasian Frekuensi Shortwave akan diadakan di Dallas dan Akan Mendiskusikan “Platform lain”
Radio World, 30
Agustus 2011: Penggunaan platform lain di kalangan badan penyiaran merupakan
hal sensitif bagi pendengar setia radio. Namun bagi banyak kalangan di dunia
shortwave penggunaan FM, online serta media lain adalah realitas yang
sederhana. Suat perwujudan dalam pergeseran ini: Konferensi broadcaster
shortwave (HFCC/ASBU) B11 yang akan berlangsung di Dallas pada 16 September
mengumumkan perluasan agenda. Konferensi High-Frequency Coordination merupakan
pertemuan semi-tahunan dimana jadwal frekuensi siaran shortwave
dikoordinasikan. Pertemuan tersebut telah berlangsung sejak 1989 namun ini akan
menjadi yang pertama di Amerika Serikat. B11 merujuk pada musim siaran yang
berlaku mulai Oktober 2011-Maret 2012. Pihak penyelenggara mengatakan telah
tiba waktunya untuk mulai membicarakan cara tambahan untuk menyampaikan
informasi. Ketua HFCC Oldrich Cip baru-baru ini menulis: Jasa penyampaian
(informasi) melalui media internet maupun peralatan mobile dibandingkan dengan
penyampaian tradisional dan suara radio dari pemancar terrestrial sering
dibicarakan dalam agenda pertemuan dan diskusi
broadcaster domestik serta serikat penyiaran. Namun pihak penyelenggara
juga menekankan bahwa salah satu tema penting dalam konferensi adalah
pentingnya kelanjutan shortwave bagi siaran internasional.
Shortwave menghilang dengan cepat: Situs pemancar Rampisham di Inggris akan ditutup setelah 70 tahun
BECTU, 18
Agustus 2011: Anggota serikat pekerja seni dan media Inggris pada situs
pemancar di Dorset yand dioperasikan Bobcock Engineering terkejut ketika
mengetahui kemarin (17 Agustus) rencana penutupan fasilitas itu pada natal
tahun ini dengan kemungkinan hilangnya 19 pekerjaan. Karyawan di seluruh
Inggris telah memperkirakan berita buruk tersebut setelah pada Januari tahun
ini sebuah keputusan dibuat oleh BBC World Service untuk mengurangi jumlah jam
siaran shortwave secara drastis dan mengakhirinya sama sekali pada 2014.
Meskipun ada peringatan sebelumnya, pengumuman kemarin itu tetap mengejutkan.
Perusahaan juga berencana menghilangkan 3 jabatan di situs Wooferton di
Shropshire dan 4 jabatan di Orford Ness di Suffolk beresiko dihilangkan.
Pertemuan awal antara perwakilan BECTU dan managemen berlangsung kemarin,
periode konsultasi akan berakhir pada 19 September. Asisten sekretaris jenderal Luke Crawley mengatakan: “para pekerja
pemancar akan melihat dengan keprihatinan bahwa pengumuman ini juga akan
mengakhiri 70 tahun siaran shortwave dari Ramphisham.”
Chinese and Farsi Program Deutsche Welle
Dear friends of Deutsche Welle,
With this, we would like to inform you about newly introduced or replaced frequencies for your target area. Valid from May 18th, 2011
Valid from September 5th, 2011:
Chinese Program / Chinesisches Programm
23.00-24.00 UTC
9785 kHz cancelled
9865 kHz cancelled
11965 kHz cancelled
Farsi Program / Persisches Programm
17.30-19.30 UTC
5915 kHz cancelled
7220 kHz cancelled
15410 kHz cancelled
Freundliche GrĂ¼sse / Kind regards,
Andrea Schulz
Customer Service
DEUTSCHE WELLE
Andrea.Schulz@dw-world.de
With this, we would like to inform you about newly introduced or replaced frequencies for your target area. Valid from May 18th, 2011
Valid from September 5th, 2011:
Chinese Program / Chinesisches Programm
23.00-24.00 UTC
9785 kHz cancelled
9865 kHz cancelled
11965 kHz cancelled
Farsi Program / Persisches Programm
17.30-19.30 UTC
5915 kHz cancelled
7220 kHz cancelled
15410 kHz cancelled
Freundliche GrĂ¼sse / Kind regards,
Andrea Schulz
Customer Service
DEUTSCHE WELLE
Andrea.Schulz@dw-world.de
Bingkisan Lebaran dari Radio Kerajaan Arab Saudi
Gelombang Pendek / SW: 13 meter & FM 97,5;
Frekwensi: 21.670 kHz.
Juga via satelit: NILESAT 102; Posisi 7 Derajat Arah Barat,
Gelombang: 12.053 mHz (Radio 5)
Segenap
Kerabat Kerja
RADIO
KERAJAAN ARAB SAUDI
SEKSI
BAHASA INDONESIA
Menghaturkan
Selamat IDUL FITHRI 1432 H.
Mohon Maaf
Lahir Bathin
Semoga Segala
Amal Ibadah Kita
Diterima di
Hadirat ALLAH SWT, Amien!
Direktur Radio Jeddah: DR. Abdullah Utsman al-Sya`ie’
Supervisor Siaran Luar Negeri: Husein Ahmad Ibrahim
Dagriry
Wakil Supervisor Siaran Luar Negeri: Abdurrahman
Mushlih Shaleh al-Bilady
Kepala Seksi Bahasa Indonesia : Miftahuldjannah
Azhary Hasan, M.A.
Para Penyiar Seksi Bahasa Indonesia :
Miftahuldjannah Azhary Hasan Beran, M.A.
Abdul Muis Basith Bahauddin al-Hasyimy, M.A.
Burhanuddin Muhammad Thahir Abdul Samad, L.C.;
Mahfud Mas'ud Abdul Fattah Gresik, L.C.
Imron Su’aidi Masyhudi Shiddiq
Siti Hariroh Hidayat Abdul Hamid Mushannif
Abdul Atiq Syarifuddin Ilam Si’ar, L.C.
Nurhalim Masykuri Manshur Karyani, S.Pd.I
Jamaluddin Malik Ramli Hasan, L.C.
Muhammad Mushthafa Musyai Iyan
Ahmad Syihabuddin Syafi’uddin Muhammad Ramli,
L.C.
Abdullah Muhammad Shaleh Umar, S.S.
Ahmad Mushthaliq Afandi Kardi, L.C.
Syafiq Reza Hasan Abdul Kadir Basalamah, M.A.
DR. Ahmad Fahmy Yasir al-Ampenani; M.A.
Sofyan al-Shiddiq Muhammad Fuad Baswedan, L.C.
Sanusin Muhammad Yusuf Ibrahim, L.C.
Azzam Mahfud Mas’ud Abdul Fattah, S.H.I.
drg. Fatimah Azzahra Muhammad Yasin Mandili
STAF ADMINISTRASI: M. Abduh,
Sila Fakanti, Inayatullah, Fahd 'Aatiq
Alamat: Radio Kerajaan Arab Saudi, Seksi Bahasa Indonesia , Jeddah
21161 , Saudi
Arabia
SMS: 00966 50 3737 270 – 50 3737 027 – 50 9678 028
Kisah Radio 2
(sambungan)...Selanjutnya kemajuan
teknologi radio berkembang lebih cepat, perusahan-perusahaan besar tertarik
dalam bidang ini, peralatan siaran dan pesawat penerima radio bertambah baik.
Empatbelas tahun setelah suara Reginald Fressenden terdengar oleh operator
radio di laut, siaran radio pertama yang sesungguhnya dipancarkan dari
Pittsburgh, Pennsylvania.
Program radio
tersebut dipancarkan melalui stasiun KDKA pada malam 2 November 1920,
menampilkan Leo Rosenberg yang mengumumkan hasil awal pemlihan presiden antara
James Cox dan Warren Harding. Siaran pertama KDKA memicu keberhasilan industri
radio, orang mulai membeli radio pertama mereka. Hanya empat tahun setelah
siaran pertama terdapat 600 stasuin radio di Amerika Serikat ada juga stasiun
radio yang mulai siaran ke negara lain.
Siaran radio mulai
menjual “siaran reklame” sebagai cara untuk menggaji karyawan dan membiayai
peralatan, beberapa siaran reklame dijual ke perusahaan berbeda sehingga mereka
bisa mempromosikan produk-produk mereka kepada pendengar radio. Metode ini
mendukung radio dan kemudian televisi yang masih digunakan sampai saat ini.
Radio mengubah cara
berpikir dan kehidupan orang. Radio memungkinkan hampir setiap orang
mendengarkan berita tentang peristiwa penting pada waktu yang sama, kandidat
politik dapat didengar jutaan pendengar juga lagu-lagu yang sama di dengar di
seluruh negeri.
Karya ilmuwan Inggris James Maxwell dan ilmuwan
Jerman Heinrich Hertz menyebabkan kemajuan teknologi komunikasi modern,
termasuk siaran televisi, ponsel,mainan yang dikontrol dengan radio dan banyak
lagi.
Sekarang kami akan
menerangkan tentang gelombang elektromagnetik, kita akan mulai dengan percobaan
Heinrich Hertz. Anda bisa juga mencoba eksperimen ini, pertama pindahkan
kontrol radio anda ke area dimana tidak terdapat stasiun yang diterima.
Selanjutnya anda memerlukan barerei 9 volt dan kepingan uang logam, letakkan
baterei di dekat uang loogam dan benturkan bagian atas baterei dengan koin.
Anda akan dapat mendengar bunyi klik di radio. Koin dan baterei adalah pemancar
radio yang sangat sederhana meskipun radio ini tidak akan memancarkan dengan
sangat jauh. Akan tetapi jika anda mengetahui kode Morse anda bisa
berkomunikasi dengan peralatan ini.
Energi
elektomagnetik berjalan hampir seperti gelombang samudera—naik turun, naik turun—, gelombang
tersebut juga berjalan dalam kecepatan cahaya 294.792.458 meter per detik.
Ilmuwan mempelajari
bagaimana memisahkan gelombang radio ke dalam panjang berbeda yang disebut
frekuensi, hal ini memungkinkan banyak stasiun radio melakukan siaran pada
waktu yang sama dan tidak saling mengganggu.
Anda mungkin
mendengar siaran kami melalui apa yang disebut shortwave. Frekuensi ini antara
3000 dan 30000 KHz atau sering disebut juga megahertz. Satu megahertz sama
dengan 1000 KHz. Shortwave sesuai untuk siaran jarak sangat jauh, signal
shortwave melambung ke ionosfir yang mengelilingi bumi, kembali ke tanah dan
kemudian kembali lagi ke ionosfir.
Siaran radio
pertama dibuat menggunakan AM, radio AM dipancarkan ke jarak yang lebih luas
namun kualitas suaranya tidak sebagus apa yang belakangan dikenal sebagai FM.
Stasiun radio FM memancarkan dalam rentang frekuensi 88 dan 108 megahertz,
sementara radio AM antara 535 dan 1700 KHz.
Teknologi terus
berkembang, sekarang ini VOA melakukan siaran ke satelit di angkasa yang
mengirimkan signal kembali ke stasiun di darat yang memancarkan acara-acara
dengan signal jelas. Di Amerika Serikat orang yang menghendaki acara radio
satelit bisa membeli layanan perusahaan Sirius XM, perusahaan ini menyediakan
acara musik, berita, olahraga, cuaca, dsb. Banyak dari acara tersebut tidak
termasuk iklan komersial, layanan radio satelit ini bisa didengarkan di mobil,
rumah maupun peralatan portable. Selain itu banyak pula stasiun radio yang
menggunakan teknologi radio digital.
Internet juga
memperluas penyusunan acara-acara radio, stasiun radio di seluruh dunia bisa
menempatkan acara meraka di internet yang diperuntukkan bagi pendengar
dimanapun berada. Website Pandora meluncurkan Music Genome Project dengan
membuat database deskripsi lagu. Radio internet Pandora dapat memprediksi lagu
apa yang akan disukai pendengar berdasarkan piliihan musik mereka sebelumnya.
Kita berpikir
Heinrich Hertz melihat semua kemajuan
ini dengan sangat bangga akan peralatan yang dibuatnya yang dia kira tidak
berguna.
Langganan:
Postingan (Atom)