Selasa, 15 September 2009

Borneo Listener's Club








BorneO Listener's Club disingkat bielsi, merupakan klub pendengar radio, dalam dan luar negeri yang berkedudukan di Jalan Penjajap Timur No. 3 A Pemangkat, Kalimantan Barat 79453. Klub ini memiliki tujuan mempererat hubungan silaturahmi antar pendengar dan peyiar radio dalam satu wadah klub pendengar radio sehingga dibangun solidaritas dalam berkomunikasi, kebersamaan dalam berinovasi dan komunikatif. Selain itu juga membangkitkan kembali semangat gemar mendengar radio dan membuka klub guna membangun jembatan informasi dan memberikan bahan-bahan yang berkaitan untuk referensi kepada pendengar dalam mendengar radio. Klub ini akan dideklarasikan namanya pada hari Jum'at tanggal 1 Januari 2010 di markas bielsi di Markas Borneo Listeners Club. Sebelum menuju pendelekrasian klub ini didirikan oleh Rudi Hartono bersama Bapak Siz Iskandar SE, Nona Hyndun, Nona Romlah, Ibu Sophia Azis Taba dan Bapak Alwi Hasan ( Kami sebelumnya secara bersama-sama berkumpul bagai saudara yang telah lama terpisah di Candi Borobudur tahun 2008 dan akhirnya tercetus ide untuk pendirian klub pendengar di wilayah Kalimantan Barat ). Nama klub sempat menjadi perdebatan yang alot karena dibandrol dengan nama "Borneo" yang berarti Kalimantan, sementara kita mengharapkan kehadiran dukungan dari berbagai penjuru tanah air. Tapi apalah arti sebuah nama, karena " Borneo adalah Indonesia " namun kita menciptakan nama ini lebih ke arah "spesifikasi" dan "khas" dan akhirnya tercetus nama yang ada di halaman website ini.
Mendirikan klub ? hal ini yang menjadi pertanyaan besar " apa kami bisa !!", saya beberapa kali mohon petunjuk alias sharing kepada rekan2 yang telah berkecimpung lama di klub2 pendengar seperti Bapak Siz Iskandar, Mbak Desy Yanti, Bapak Tony Ashar.. namun jawaban beliau cukup memberikan "aspirasi" yaitu pendirian klub adalah sebuah tantangan besar, "apakah sudah siap kerja keras, apakah siap menghadirkan secara rutinitas, apakah memiliki rencana janka panjang, dsb." Di satu sisi, saya down dan di satu sisi saya tertantang...
Berangkat dari sebuah tantangan akhirnya saya maju terus dengan segala keterbatasan, karena ilmu browsing saya yang dangkal, saya belajar dari pendirian klub "Mapem Club" milik Bung ്M Jayadi D. dimana saat saya menjadi anggotanya betapa Mapem Club terus meng-update diri secara profesional hingga menjadi klub yang tetap eksis hingga hari ini, contoh lain saat saya mencoba mengunjungi website "Media Monitoring Club" milik Bung Summase A Sanjaya , wah betapa terpukau saya akan pengelolaan website klub yang tetap eksis mewarnai klub2 pendengar tanah air. Tapi itulah sebuah keterbatasan yang harus diasah sehingga kita menjadi apa yang kita harapkan. dan pelajaran juga bagi saya akan dangkalnya bahasa Inggris yang mana jika kita melihat "esweel" milik Bapak Tony Ashar yang fasih berbahasa Inggris dan mampu menghadirkan terjemahan ilmu dari radio2 luar negeri dan dihadirkan di depan komputer kita dengan gratis !! dengan ketiga contoh diatas saya memulai tekad ini dengan sebuah keanekaragaman narasi buletin tentunya yang mungkin pendengar atau anggota nantinya berminat untuk masuk ke klub ini.
Demikian wejangan saya untuk mengawali pembukaan situs ini sebagai bahan referensi bagi pengguna website ini. Kunjungi terus dan mohon dukungan dari pemerhati klub pendengar .
Wassalam,
Rudy Hartono, Ketua Borneo Listeners Club di Pemangkat KALIMANTAN BARAT,
Jabat erat penuh persahabatan di komunitas radio !!!


2 komentar:

Summase Sanjaya mengatakan...

Keluarga Besar Media Monitoring Club mengucapkan selamat atas berdirinya BLC. Satu lagi kemajuan dalam dunia DX. Ini akan menghidupkan kembali aktifitas DXing terutama di Indonesia yang hampir tenggelam disapu angin waktu

Borneo Listener's Club mengatakan...

Terima kasih pak Summase atas dukungannya yang tentu menjadi motivator bagi BLC.