Sabtu, 07 September 2013

Programa Radio Jepang NHK 7 - 15 September 2013


7 September
(Sabtu)
Mari Menyanyi: Lagu "Zutto Suki Datta" dari Kazuyoshi Saito

photo
Penyiar Vinicius Furuie dan Emi Ogawa

Lagu bulan September adalah dari Kazuyoshi Saito yang berjudul "Zutto Suki Datta" (Saya Selalu Mencintaimu). Dengan bantuan musisi Emi Ogawa, penyiar bahasa Portugis kami Vinicius Furuie, mencoba menyanyikannya.
8 September
(Minggu)
Halo dari Tokyo

photo

Setiap hari Minggu, kami membacakan surat, menjawab pertanyaan serta memutarkan lagu-lagu permintaan pendengar.
9 September
(Senin)
Belajar Bahasa Jepang - Pelajaran 23: Kopi atau Teh Disajikan Bersama Makan Siang

photo

Setelah berbelanja, Kuon dan timnya pergi ke restoran.

Nippon Q&A: Melestarikan Lukisan Dinding
Seorang pendengar dari Thailand bertanya bagaimana lukisan-lukisan Jepang yang ada di permukaan dinding tanah dilestarikan. Kami akan menjawab pertanyaan tersebut.
10 September
(Selasa)
Fokus Radio Jepang: Perlombaan Luar Angkasa Internasional Menuju ke Bulan

photophoto
(Kiri) Kendaraan eksplorasi tak berawak milik tim Jepang ©HAKUTO
(Kanan) Takeshi Hakamada, ketua tim Jepang ©HAKUTO

Sebuah perlombaan luar angkasa yang disponsori perusahaan teknologi informasi Amerika Serikat, Google, untuk melakukan eksplorasi ke bulan saat ini tengah menarik perhatian. Misi itu bertujuan mengirimkan kendaraan tidak berawak ke permukaan bulan selambatnya akhir 2015. Kendaraan itu akan melakukan sejumlah tugas seperti mengambil gambar-gambar video di permukaan bulan. Kami akan mengulas tentang upaya sebuah tim dari Jepang yang mengikuti perlombaan itu.

Sastra Jepang: Seikat Anggur - Bagian 2
photo

Aku seorang anak lelaki Jepang yang belajar di sekolah yang muridnya orang-orang barat. Aku begitu menginginkan cat lukis impor bermutu milik seorang teman sekelasku, sampai-sampai saat istirahat aku hanya bisa memikirkan cat itu. Inilah bagian kedua dari 6 rangkaian cerita berjudul Seikat Anggur.
11 September
(Rabu)
Fokus Radio Jepang: Kisah Penyanyi "Chanson" Jepang, Hidemi Sasaki

photo
Penyanyi "chanson" Jepang, Hidemi Sasaki

Penyanyi "chanson" asal Jepang Hidemi Sasaki memilih profesinya itu karena kekagumannya pada penyanyi populer Prancis Edith Piaf yang meninggal dunia 50 tahun lalu. Walaupun Hidemi seorang lelaki, tapi di panggung ia tampil sebagai seorang wanita dan berhasil menembus batasan gender dan usia dengan kemampuan menyanyinya yang memukau para penonton. Kami akan mengulas kiprahnya dan perasaannya saat menyanyi.

Berkenalan dengan Teater Mahasiswa ENJUKU (Bagian 1)

Enjuku adalah teater musikal bahasa Jepang yang beranggotakan mahasiswa Indonesia yang belajar bahasa Jepang di perguruan tinggi di Indonesia. Dalam bagian pertama ini kami akan mengajak Anda melongok kegiatan mereka lewat obrolan dengan salah seorang pengurusnya, Nur Shabrina Salsabila.
12 September
(Kamis)
Fokus Radio Jepang: Profesi Penyokong Olahraga Sumo

photophoto
(Kiri) Tokoyama, profesi khusus yang mengurusi tatanan rambut para pesumo
(Kanan) Gyoji, juri dalam pertandingan sumo

Olahraga gulat tradisional Jepang Sumo kini sudah memiliki banyak penggemar di luar negeri. Para pesumo itu disokong oleh banyak pihak, mulai dari "gyoji" atau juri, "yobidashi" yang membantu para pesumo di sekitar gelanggang, hingga ke "tokoyama" yang mengurusi tatanan rambut khas para pesumo. Kami akan mengulas tentang pihak-pihak yang ikut menunjang olahraga sumo.

Berkenalan dengan Teater Mahasiswa ENJUKU (Bagian 2)

Dalam bagian kedua tentang teater mahasiswa Enjuku kami akan menghadirkan perbincangan dengan Sukago Kaikiri, penasehat Teater Mahasiswa Enjuku yang akan bercerita tentang kiprah teater mahasiswa yang sudah berusia 5 tahun itu.
13 September
(Jumat)
Halo dari Bandung (Bagian 1)

photophoto
(Kiri) Peserta Temu Pendengar termuda yang masih berusia belasan tahun
(Kanan) Para pendengar senior Radio Jepang

photophoto
(Kiri) Rombongan peserta yang datang jauh-jauh dari Kalimantan
(Kanan) Foto bersama dengan para peserta Temu Pendengar

Mulai hari ini kami akan menyajikan laporan khusus dari acara Temu Pendengar 2013 yang digelar di Bandung dalam rangka peringatan 60 tahun Siaran Bahasa Indonesia Radio Jepang. Di bagian pertama kami akan mengobrol dengan beragam kalangan pendengar, mulai yang termuda hingga paling senior dan yang datang jauh-jauh dari luar Jawa. Apa pendapat dan saran mereka tentang Radio Jepang? Jangan lewatkan bagian pertama laporan khusus ini.
14 September
(Sabtu)
Halo dari Bandung (Bagian 2)

photophoto
Ke enam finalis Lomba Mari Menyanyi dalam rangka Temu Pendengar 2013 di Bandung

Dalam bagian kedua laporan khusus Temu Pendengar Radio Jepang 2013 di Bandung, kami akan laporkan tentang acara Lomba Mari Menyanyi yang diikuti oleh 6 finalis dari berbagai kalangan. Simak penampilan mereka dan juga komentar para juri.
15 September
(Minggu)
Halo dari Bandung (Bagian 3)

photophoto
(Kiri) Para juri Lomba Mari Menyanyi dalam rangka Temu Pendengar 2013
(Kanan) Santika, pemenang Lomba Mari Menyanyi yang masih berusia 13 tahun.

Dalam bagian kedua laporan khusus Temu Pendengar Radio Jepang 2013 di Bandung, kami sajikan bagian akhir acara Lomba Mari Menyanyi. Siapakah yang terpilih menjadi juara? Simak hasil keputusan para juri.

Undangan Temu Pendengar NHK 2013

Terima kasih telah mendaftarkan keikutsertaan Anda dalam acara Temu
Pendengar Radio Jepang NHK World.

Berikut adalah informasi acara:
hari    :  Minggu
tanggal :  1 September 2013
jam    : 10:00 - 13:00
lokasi  : Hotel Yehezkiel, Jl. Surapati No. 191-193 Bandung.
          Telp. (022) 2502383
pakaian : bebas rapih, atau kostum Jepang

Susunan Acara:
09:30-10:00 pendaftaran dan penerimaan hadirin Temu Pendengar
10:00-11:30 perkenalan, ramah tamah, dilanjutkan rekaman edisi khusus
Halo Dari Tokyo & kuis-kuis Selamat Datang di Amazing Japan dan Ayo
Masak Makanan Jepang
11:30-12:30 lomba Mari Menyanyi
12:30-13:00 makan siang dan ramah-tamah
13:00      Sayonara

Sebelumnya kami memohon maaf tidak dapat memberikan suvenir kepada
hadirin yang tidak mendaftarkan diri sebelum tanggal 15 Agustus 2013.

Terima kasih.

Sampai jumpa dan selamat menikmati acara di Bandung!


Seksi Bahasa Indonesia
Radio Jepang-NHK:http://www.nhk.or.jp/nhkworld/indonesian/top/index.html

Sabtu, 15 Juni 2013

Jadwal siaran BBC bahasa Inggris disederhanakan mulai minggu 31 Maret 2013 dan siaran bahasa Arab di gelombang pendek diakhiri.



(Sumber: BBC Media Centre)
Pengurangan siaran-siaran gelombang pendek tersebut diumumkan pada Oktober 2012 sebagai bagian dari peninjauan pengeluaran pemerintah Inggris tahun 2010. Siaran BBC World Service di jalur FM, online dan televisi tidak akan terpengaruh dan tidak ada  siaran yang ditutup.
Transmisi siaran bahasa Inggris di gelombang pendek dan menengah dikurangi menjadi sedikitnya 6 jam setiap hari. Secara umum ini akan menjadi 2 sesi antara 2 dan 4 jam setiap siaran, biasanya pada pagi dan malam hari untuk mengurangi gangguan. Perubahan ini hanya akan berdampak sedikit di kawasan-kawasan dimana World Service secara meningkat diakses melalui stasiun mitra atau online dan di negara-negara dimana jalur FM secara luas tersedia.
Editor senior BBC World Service, Steve Titherington, mengatakan said: “Kami tahu jumlah orang yang mengakses World service di gelombang FM, online dan televisi meningkat. Bagi mereka yang tidak bisa mengakses cara-cara tersebut kami telah mencoba memastikan bahwa mereka akan terus mendengarkan World Service pada waktu-waktu sebagian besar dari mereka memantau siaran kami.”
“Sebagai bagian dari jadwal baru kami akan berusaha menyajikan beragam berita, laporan terkini dan berbagai acara meliputi seni, sains dan kisah-kisah kemanusiaan yang menarik.” kata Titherington.
Acara baru The Newsroom akan menggantikan World Briefing. Outlook akan diperpanjang menjadi satu jam dan menawarkan pendekatan baru yang mencakup seni, musik dan kemanusiaan menyusul diakhirinya acara The Strand. Every Friday, The 5th Floor akan diudarakan dalam acara Outlook, menawarkan tinjauan acara siaran ke-27 bahasa di BBC  – dalam bahasa Inggris.
Diperkirakan siaran BBC bahasa Inggris kehilangan sekitar 1,5 juta pendengarnya di gelombang pendek.
Pendengar BBC siaran bahasa Arabi diperkirakan berkurang 800.000 sebagai dampak dari penghentian siaran gelombang pendek.
Di negara-negara berbahasa Arabi, siaran World Service tersedia di jaringan relay FM, channel televisi 24 jam dan website bbcarabic.com.
Siaran gelombang pendek ke Sudan tidak akan terpengaruh karena gelombang pendek merupakan metode yang paling bisa diandalkan untuk kawasan ini.
(www.swling.com/blog)  هند

23 tahun bersama DW: Radio, televisi dan My DW


Hugo dari Argentina telah menjadi audiens DW selama lebih dari 20 tahun dan dia ingin berbagi kisah pribadinya bersama DW.
Kontak Pertama – acara radio DW
Kisah saya bersama DW berawal pada Juli 1990. Tanpa menyadarinya, saya menekan tombol gelombang pendek pada radio dan sungguh terkejut ketika tiba-tiba saya mendengar sebuah siaran dalam bahasa Spanyol. Itu adalah acara DW yang dengan jelas dan ekspresif melaporkan apa yang sedang terjadi di Jerman. Tembok Berlin baru saja runtuh dan era baru dimulai. Saya sangat bahagia mendengar acara DW dalam bahasa Spanyol dan saya mengirim surat ke alamat di Köln seperti yang disebutkan dalam siaran, saat itu DW masih berada di kota Köln.

Kemudian saya terkejut untuk kedua kalinya, tidak sampai 15 hari berlalu saya menerima balasan. Sebuah amplop berisi brosur wisata, informasi tentang broadcaster tersebut dan souvenir lain. Semua ini membuat saya semakin ingin mendengarkan DW dan sejak saat itu saya tidak pernah terputus kontak dengan DW. Bagaimana bisa saya melupakan korespondensi saya dengan Monika?

Tahun berikutnya saya berkesempatan bertemu muka dangan suara Jerman. Ketika itu DW hadir di “Exposición Rural“ di Argentina, sebuah pameran pertanian yang berlangsung setiap tahun di Buenos Aires. Mengetahui DW mempunyai pameran di sana, saya pergi ke Buenos Aires dan bertemu dengan Carlos Rico, yang bekerja di di siaran bahasa Spanyol. Pertemuan itu sangat menyenangkan dan meskipun telah terjadi bertahun-tahun berlalu namun saya tidak akan pernah melupakan peristiwa itu.

Selanjutnya beberapa hal menjadi sedikit lebih rumit, dunia radio berubah dan pada 1999 suara dalam bahasa Spanyol di radio berhenti. Namun hubungan saya dengan DW tidak pudar. Sejak itu saya mendengarkan siaran radio DW dalam bahasa Inggris dan Jerman di gelombang pendek dan juga siaran bahasa Portugis untuk Afrika. Ini bukan masalah bagi saya karena bahasa Portugis punya banyak kesamaan dengan bahasa ibu saya, Spanyol. Selain itu saya juga beruntung
karena diangkat sebagai monitor DW.

Kunjungan pertama ke Deutsche Welle di 2009
Pada Juni 2009 akhirnya say
a berkesempatan pergi ke Bonn. Setelah berjalan beberapa kali di sekitar blok dari stasiun U-Bahn mencoba menemukan bangunan DW yang besar dan modern, akhirnya tiba di Kurt-Schumacher-Straße 3 dan akhirnya mimpi menjadi kenyataan.
Saya mendapatkan sambutan ramah dari Andrea Schulz, seorang perwakilan customer service. Dia membawa saya menyusuri bangunan DW dan menerangkan dengan mendalam detail-detail teknis dan operasional. Di sana saya mempunyai kesempatan menikmati acara radio dari perspektif lain.
 
2011: Kunjungan kedua ke to Bonn
Adalah pengalaman luar biasa bisa mengunjungi dan mengetahui DW namun rasa ingin tahu saya belum terpuaskan. Pada musim panas 2011  saya memutuskan untuk sekali lagi pergi ke Jerman. Kali ini  tujuan saya adalah kantor editor “Bahasa Portugis untuk Afrika”.

Beatrize Brücken menyambut saya dan sekali lagi saya merasa seperti di rumah sendiri. Saya berkenalan dengan direktur siaran bahasa Portugis, Johannes Beck, juga rekan-rekan lainnya. Khususnya saya gembira berkenalan dengan Daniel Machava, mantan pembawa acara “Antena da Amizade“. Dia mewawancarai saya dalam bahasa Portugis! Sulit dipercaya bagaimana saya bisa menguasai wawancara tersebut dalam bahasa yang bukan bahasa saya. Beatriz membawa saya lebih jauh dan memperkenalkan saya dengan rekan-rekan yang bekerja untuk website DW. Pertemuan emosional lain adalah dengan Cristina Papaleo, yang juga berasal dari Argentina. Dia bahkan mengingat nama saya dari surat-surat yang biasa saya kirimkan dahulu ketika DW masih bermarkas di Köln.

DW  TV dan My DW
Saya tiba di Berlin hampir tanpa sengaja di Voltastrasse dan saya berfoto di depan bangunan dimana diproduksi program televisi. Saya bertanya apakah ada staf berbahasa Spanyol yang sedang bertugas. Jawabannya ya dan Héctor Medellín datang menjumpai saya. Di Argentina, saya menonton program televisi DW melalui kabel.  Saya berkesempatan berjalan di trotoar Berlin, melihat kantor editorial dan bahkan mengunjungi studio produksi.Tempat yang saya lihat dari monitor kecil saya di rumah kini berada tepat di depan mata saya. Sungguh suatu pengalaman yang hebat!

Saya pikir anda bisa mengetahui betapa pentingnya DW bagi saya dan pengaruhnya dalam hidup saya. Dalam pada itu My DW, telah menjadi sumber informasi bagi saya.
DW merayakan ulang tahunnya ke 60 dan saya telah bersama DW selama 23 tahun. Kami berkorespondensi secara teratur dan selalu ada minat dari kedua belah pihak. Saya merasa sebagai bagian dari perayaan dan saya berharap suara Jerman sukses dan terus maju.
(sumber:www.dw.de) - هند

WRTH 2013 Tersedia untuk Diunduh


Baru saja saya menerima pesan berikut ini dari Sean Gilbert berkenaan dengan WRTH:
Tim editorial WRTH dengan gembira memberitahukan bahwa file jadwal musim panas (A) kini tersedia untuk diunduh secara gratis dari http://www.wrth.com/  hanya dengan mengikuti link pada halaman awal (updates).
File ini terdiri dari: jadwal untuk siaran internasional dan clandestine/ target siaran, siaran internasional melalui DRM, daftar frekuensi internasional, dan bahasa-bahasa siaran. Juga termasuk tabel kode situs pemancar dan target area.
File 80 halaman tersebut hanya berukuran 2MB dalam format PDF. Anda akan memerlukan Adobe Acrobat reader untuk membuka file ini. Acrobat Reader bisa diunduh di http://www.adobe.com/
Kami berharap file ini bermanfaat sebagai pelengkap WRTH versi cetakan.
(sumber:www.swling.com/blog) - هند

Jumat, 24 Mei 2013

60 tahun DW



Radio: Dari gelombang pendek ke audio-on-demand

Tiga jam dalam bahasa Jerman di gelombang pendek: DW pertama kali mengudara dalam format radio ini pada 1953. 60 tahun kemudian DW menjadi sebuah organisasi multimedia, menyediakan informasi dalam 30 bahasa ke orang-orang di seluruh benua.

Orang-orang Jerman dan orang-orang yang memiliki akar Jerman merupakan target awal audiens Deutsche Welle. Sejak musim gugur 1954, DW juga menjangkau pendengar di luar negeri yang bahasa aslinya bukan bahasa Jerman – awalnya dengan berita dalam bahasa Inggris, Perancis, Spanyol dan Portugis selama masing-masing 5 menit. Kemudian acara-acara tambahan segera menyusul. Pada tahun-tahun berikutnya diperluas menjadi dalam berbagai bahasa – mencapai 44 bahasa, termasuk Farsi untuk Iran, Turki, Spanyol untuk Amerika Latin, Portugis untuk Brazil, Russia, Polandia, Czech, Hunga, Arab, Kiswahili, Hausa, China, Indonesia dan Urdu. Acara-acara radio DW dalam berbagai bahasa telah membentuk imej broadcaster internasional Jerman selama beberapa dekade.

"Suara kebebasan "

Radio DW bersikap fleksibel terhadap perkembangan politik dan teknologi. Dalam berbagai krisis - dari "Prague Spring" 1968 atau pada masa kediktatoran di Yunani pada tahun 1970an sampai krisis di Afghanistan dan Iraq - DW memperoleh reputasi sebagai sebuah "suara kebebasan." Selanjutnya DW menambah siarannya guna memenuhi kebutuhan orang-orang di zona konflik dan perang. Pada 1992, saat terjadi perang di bekas Yugoslavia, DW meluncurkan program dalam bahasa Albania dan setahun sesudahnya diluncurkan siaran dalam bahasa Bosnia untuk membantu para pengungsi menemukan keluarga serta teman meraka yang hilang.

DW memberi perhatian khusus pada kursus bahasa dalam program radionya. "Belajar Bahasa Jerman bersama Deutsche Welle" dimulai pada October 1957 dalam 4 bahasa. Ini adalah awal kesuksesan format radio untuk belajar bahasa Jerman sebagai bahasa asing. Sejak tahun 1970, lembaga kursus bahasa "Familie Baumann" mendorong orang-orang untuk belajar bahasa Jerman bersama DW. Kini DW menawarkan kelas virtual di Internet, yang memungkinkan interaktif baru bagi guru dan pelajar.

Sejalan dengan waktu

Hukum penawaran dan permintaan juga berlaku untuk siaran internasional. Pada 1998, DW menarik diri dari sejumlah pasar media dan menghentikan siaran gelombang pendek dalam bahasa Denmark, Norwegia, Belanda dan Italia. Namun demikian siaran bahasa Russia diperpanjang dan siaran bahasa Ukrainia diluncurkan pada tahun 2000, dan dimulai siaran untuk Belarus pada 2005. Meskipun DW mengakhiri siaran dalam bahasa Sansekerta ke Asia Selatan namun DW memulai siaran dalam bahasa Romany.

Pada akhir 1999, DW menghentikan siaran-siaran radionya dalam bahasa Jepang, Slovak, Slovene, Spanyol, Czech and Hungaria – sebuah keputusan yang diambil sebagai akibat dari pemotongan anggaran besar-besaran oleh pemerintah federal. Bahkan siaran bahasa Jerman di gelombang pendek berakhir pada 30 Oktober 2011. Sebagai gantinya sebuah website multimedia dalam bahasa Jerman yang memungkinkan pencari informasi mengakses konten kapanpun mereka inginkan, merupakan langkah terbaik untuk memenuhi kebutuhan audiens DW.

Gelombang pendek dan mobile

Arti penting gelombang pendek telah berkurang secara dramatis hampir di semua tempat akibat dari dominasi internet dan kemungkinan-kemungkinan peningkatan penerimaan radio. DW masih memiliki siaran di gelombang pendek ke negara-negara di Afrika sub-sahara dan sebagian Asia - dan meskipun audiens di kawasan ini menjadi lebih sedikit dan sedikit pula yang memantau gelombang pendek.

Pada saat yang sama terdapat peningkatan sebagian besarnya di kalangan orang muda yang menggunakan konten audio DW pada perangkat mobile. Konten audio tersebut tidak hanya memberikan kualitas suara yang lebih baik dari gelombang pendek namun juga memungkinkan interaksi dengan DW: para pengguna bisa berpartisipasi dalam acara-acara langsung dan menghubungi studio dengan sms, baik pertanyaan, saran atau kritik. DW telah menyesuaikan sejak dini terhadap perubahan zaman dengan persembahan online. DW merupakan broadcaster Jerman pertama yang memberikan layanan podcast untuk konten audio dan video. Para pengguna bisa mengakses sebagian program DW dalam 30 bahasa melalui perangkat mobile mereka di http://mobile.dw.de.

Di tengah perkembangan media yang begitu cepat, pada 2008 DW menggabungkan departemen radio dan online-nya menjadi tim editorial multimedia. Sebagian besar departemen DW bermarkas besar di Bonn yang memproduksi konten untuk radio dan website multimedia dw.de.

(sumber: www.dw.de) - هند

VOA Mengurangi Siaran Gelombang Pendek

Menyusul BBC World Service, VOA akan mengurangi siaran ke Iran, Albania, Georgia dan Amerika Latin dan juga siaran bahasa Inggris ke Timur Tengah dan Afghanistan. fghanistan.
 (Sumber: Inside VOA)
WASHINGTON, D.C. — Voice of America mengurangi sejumlah transmisi radio mereka  dan menghentikan siaran gelombang pendek ke kawasan-kawasan dimana pendengar memiliki cara alternatif untuk menerima berita dan program informasi dari VOA.
Pengurangan transmisi ini sejalan dengan pemangkasan anggaran yang diterapkankan serta untuk menghindari hilangnya pekerjaan para staf.
Mulai 31 Maret, siaran gelombang pendek dan menengah ke Albania, Georgia, Iran dan Amerika Latin serta siaran bahasa Inggris ke Timur Tengah dan Afghanistan akan dikurangi
VOA akan terus menyediakan berita dan informasi terkini bagi audiens di kawasan-kawasan tersebut melalui cara lain termasuk stasiun afiliasi radio dan TV, satelit, web streaming, situs mobile dan media sosial.
Pengurangan transmisi tersebut diperkirakan hanya akan mempunyai pengaruh kecil terhadap jumlah audiens karena cara penyampaian informasi lainnya tetap tersedia.  Siaran-siaran gelombang pendek dan gelombang menengah akan terus berlanjut ke kawasan-kawasan yang banyak audiensnya dan ke negara-negara dimana tidak memungkinkan atau sulitdigunakan  pemancaran signal dengan cara lain.
Sumber: swling.blog - هند