Senin, 04 November 2013

SILATURAHMI PENDENGAR KALIMANTAN BARAT Di Pemangkat, Kalbar – Minggu, 3 November 2013



A.      Pendahuluan

Silaturahmi Pendengar ini digagas pada saat para pendengar Kalbar bertemu di Kediaman Imam Farihin, salah satu pendengar di Pontianak pada tanggal 18 Agustus 2013. Pada tahun sebelumnya juga telah diadakan di rumah  Siz Iskandar salah satu pendengar yaitu di Pontianak tanggal 28 Oktober 2012. Pada pertemuan kali ini adalah pertemuan yang ketiga diadakan di Kota Pemangkat  tepatnya di rumah kami, markas Borneo Listeners Club. Persiapan pun telah kami lakukan sebelum jauh hari pelaksanaan dimana untuk memeriahkan agenda acara tentunya kami mengajukan permohonan souvenir kepada beberapa stasiun radio. Syukur Alhamdulillah China Radio International sangat merespon positif dengan memberikan souvenir terbanyak dan kami menganggap kali ini CRI merupakan sponsor utama acara ini. Selain itu juga terdapat stasiun radio yang merespon dengan baik sekali yaitu Radio Australia ( Bpk Denny ), Voice Of Vietnam ( Ibu Thuy dan Melisa ) , dan NHK World ( Bang Ranee ), Dengan semangat silaturahmi kami pun mempersiapkan segala sesuatunya dimulai undangan langsung maupun di media social facebook, akomodasi, konsumsi dan souvenir dari radio, salah satunya CRI untuk memeriahkan acara ini berlangsung.

B.      Acara Silaturahmi

Persiapan acara sudah dimatangkan, kami panitia kecil bersiap menunggu tamu yang datang sehingga akhirnya tamu dari Pontianak telah tiba jam 12.10 WIB sementara disusul dengan tamu pendengar dari Pemangkat dan sekitarnya sekitar jam 12.30 WIB. Acara pun siap dimulai. Karena telah jam 12.30 WIB maka semua tamu dipersilahkan menyantap hidangan yang telah kami siapkan mulai makanan ringan hingga berat hehehe…. Sebagian tamu juga mengadakan sholat berjamaah dulu dikarenakan waktu sholat zhuhur telah tiba.  Di sela acara santap siang kami pun memutarkan DVD hasil Temu Keluarga Pendengar ke 3 di Kota Wonosobo Jawa Tengah yang disaksikan oleh peserta silaturahmi.

Acara kali ini bertemakan “The power of spirit for listeners” dengan maksud uraian tema bahwa  apabila kita memulai untuk membangun sebuah kekuatan semangat bagi pendengar, maka keinginan untuk mendengarkan radio kembali pasti akan terwujud. Kami juga berharap kepada simpatisan yang diundang tertarik untuk mengetahui dunia luar melalui radio.

Acara pun kami mulai pada pukul 13.00 WIB dengan isi dan susunan acara :
-          Kata sambutan dari tuan rumah sekaligus ketua panitia kecil, Rudi Hartono
-          Kata sambutan dari seluruh peserta yang hadir untuk memberikan kesannya dalam mendengar radio, kesan terhadap acara ini, pengalamannya selama menjadi pendengar dan radio apa saja yang mereka gemari.
-          Acara pembagian doorprize dengan cara diundi yang telah disediakan oleh sponsor utama CRI, dan diikuti souvenir dari stasiun lainnya seperti RASI, VOV dan NHK yang merupakan souvenir hiburan. Hadiah radio digital CRI diberikan kepada peserta yang beruntung yaitu Bpk Imam Farihin
-          Kami juga membagikan bulletin terbaru BLC  Mediator edisi Nopember – Desember 2013
-          Acara dilanjutkan dengan penutup yaitu pembacaan doa
-          Kata penutup  dari tuan rumah sekaligus ketua panitia kecil, Rudi Hartono
-          Setelah acara selesai, sebagai ungkapan terima kasih terhadap CRI maka kami sempatkan untuk mewawancarai beberapa peserta yang merupakan pendengar setia radio luar negeri yang mengungkapkan gemar mendengar radio, apa yang dia ketahui tentang China dan pandanganya terhadap kemajuan China saat ini serta saran terhadap siaran CRI tentunya
-          Setelah wawancara selesai, kamipun berangkat ke tempat wisata di Kota Singkawang. Dalam perjalanan ke Kota Singkawang peserta berkeliling kota berburu makanan khas Kota Singkawang hingga ke produsen Tahu Singkawang yang terkenal itu. Dan pada akhirnya perjalanan kami telah menuju senja dan hampir malam hari sehingga tidak bisa melanjutkan ke tempat wisata Tanjung Bajau Singkawang.
-          Kami berpisah dan bersalam-salaman di Taman Dangau Kota Singkawang dengan sebuah harapan semoga kami dipertemukan kembali pada masa mendatang

C.      Penutup

Acara silaturahmi pendengar kali ini dihadiri sebanyak 20 orang, sementara pendengar lainnya berhalangan hadir  dikarenakan banyak acara di sekitar rumah pendengar yang tidak dapat ditinggalkan bahkan ada sebagian peserta yang pulang sebelum acara selesai. Kami panitia memaklumi ketidakhadiran pendengar dan kami juga telah menitipkan souvenir yang tersisa kepada pendengar yang berhalangan hadir dengan harapan di masa mendatang dapat hadir kembali.

Adapun hal-hal yang diungkapkan selain pengalaman para pendengar dapat kami rangkum sebagai berikut :
1.       Acara silaturahmi pendengar ini diharapkan dilakukan setiap tahunnya karena dengan acara seperti ini sudah dirasakan pendengar untuk membangkitkan semangat gemar mendengar radio dan terasa kembali ke era 1980 an.
2.       Pengalaman pendengar banyak lucu-lucu : ada yang demi mendapatkan radio sampai menjual hasil panen padi sebanyak 2 karung ( sekitar 50 Kg padi di era 1980 an ), ada juga untuk mendengar radio sampai pergi ke rumah tetangga da ada juga yang sampai pinjam sewa radio keluarga. Semua itu adalah pengorbanan dalam memberikan laporan kepada stasiun radio supaya ditanggapi dan eksis di dunia DX radio
3.       Peserta juga berharap penyiar stasiun radio untuk mengadakan pertemuan pendengar jangan hanya di kota-kota besar saja di Pulau Jawa namun sesekali di daerah Kalimantan Barat.
4.       Radio SW yang saat ini sudah banyak ditinggalkan di Negara Amerika, Eropa dan Australia, peserta berharap di daerah Asia tetap mempertahankan penyiaran ke Asia sebagai corong informasi alternative dan  sebagai tanda bahwa Asia merupakan kekuatan informasi dan ekonomi dunia terutama China, Vietnam dan Jepang
Demikian serangkaian isi acara silaturahmi pendengar yang kami informasikan kepada CRI sebagai sponsor utama kali ini dan kami berharap di masa mendatang CRI dapat memberikan konstribusi terhadap acara pendengar dimana acara ini sangat memberikan sisi positif dalam menjalin hubungan antara pendengar dengan stasiun radio. Dengan ini kami ucapkan ribuan terima kasih terhadap Mr Li Shukun dan CRI, Bpk Denny dari RASI, Ibu Thuy dari VOV dan Bang Ranee dari NHK World. sampai jumpa di lain kesempatan…..
Salam hangat,

Rudi Hartono ( Ketua Borneo Listeners Club – Kalimantan Barat )

Sabtu, 02 November 2013

Programa NHK 2 - 10 November 2013


photophoto

Lagu Mari Menyanyi untuk bulan November adalah Hikoki-gumo (Jejak Asap Pesawat) dari penyanyi Yumi Arai. Penyiar siaran bahasa Bengali, Sharmin Siddique akan belajar menyanyikan lagu ini di bawah bimbingan musisi Emi Ogawa.

Belajar Bahasa Jepang - Pelajaran 30: Saya Pikir Ini Ide Menarik (Ulangan)

Kuon mendapat ide untuk promosi produk kulkas buatan perusahaannya. Iapun mengajukan proposal kepada atasannya.
3 November
(Minggu)
Halo dari Tokyo

photo

Setiap hari Minggu, kami membacakan surat, menjawab pertanyaan serta memutarkan lagu-lagu permintaan pendengar.
4 November
(Senin)
Belajar Bahasa Jepang - Pelajaran 31: Saya Akan Coba Mengerjakannya Lagi

photo

Kuon telah menyiapkan sebuah proposal. Sebelum dibahas dalam rapat, atasannya memberikan sejumlah masukan.

Nippon Q&A: Mobil Hibrida di Jepang
Kami akan menanggapi pertanyaan seorang pendengar di Jerman yang ingin tahu seperti apa perkembangan mobil hibrida di Jepang saat ini.
5 November
(Selasa)
Fokus Radio Jepang: Upaya Perusahaan-Perusahaan di Jepang untuk Menjaga Kesehatan Karyawannya

Meningkatnya biaya pengobatan dan asuransi kesehatan di Jepang sangat berdampak besar pada kondisi keuangan perusahaan-perusahaan. Di tengah kondisi ini semakin banyak perusahaan yang berinvestasi pada usaha menjaga kesehatan karyawannya. Satu perusahaan produsen kimia memulai sebuah kampanye yang mengajak karyawannya untuk saling bersaing mengumpulkan waktu berolahraga setiap hari dan akan mendapatkan hadiah. Kami akan ulas seperti apa upaya perusahaan-perusahaan di Jepang untuk menjaga kesehatan karyawannya.

Sastra Jepang: Lilin Merah dan Putri Duyung - Bagian 4
photo

Seorang pedagang keliling mendengar kabar tentang gadis putri duyung itu. Ia meminta si kakek dan nenek untuk menjual gadis itu padanya. Mereka jadi bimbang ketika ditawari uang dalam jumlah besar. Inilah bagian ke empat dari lima rangkaian cerita karya penulis cerita anak Jepang Mimei Ogawa.
6 November
(Rabu)
Fokus Radio Jepang: Para Atlet Lanjut Usia Jepang Yang Mencetak Rekor Dunia

photo
Mitsu Morita, 90 tahun, yang mencetak rekor dunia baru

Pada bulan Oktober lalu, Jepang menggelar turnamen atletik yang diikuti oleh para warga lanjut usia. Mereka antara lain bertanding di cabang lari jarak dekat dan loncat jauh. Turnamen itu dibagi berdasarkan kategori rentang usia 5 tahun. Dalam kesempatan itu para atlet wanita Jepang berhasil mencetak tiga rekor dunia. Kami akan laporkan bagaimana para warga lanjut usia Jepang ini berlatih untuk mencetak rekor-rekor baru.

Pojok Tamatebako: Kunjungan Para Pemimpin Pesantren Indonesia ke Jepang
Sejumlah pemimpin pesantren dari berbagai daerah di Indonesia belum lama ini berkunjung ke berbagai daerah di Jepang. Mereka berkunjung ke sekolah-sekolah, lembaga-lembaga, bahkan juga sempat merasakan tinggal di rumah warga-warga kebanyakan. Kami akan mengajak Anda untuk mengetahui kegiatan mereka selama di Jepang.
7 November
(Kamis)
Fokus Radio Jepang: Memulihkan Kembali Kota-kota Dengan Populasi Penduduk Kecil

photophoto

Berbagai kota di Jepang saat ini menghadapi masalah dalam mempertahankan fasilitas-fasilitas publik. Rendahnya angka kelahiran dan warga yang menua menyebabkan turunnya populasi penduduk sehingga banyak fasiltias publik yang tidak terpakai. Berbagai pemerintahan daerah dan warga setempat kini bekerjasama untuk memulihkan kembali fasilitas-fasilitas tersebut.

Pojok Tamatebako: Wawancara Dengan Sutradara Indonesia Mouly Surya
Kali ini kami mewawancarai Mouly Surya, sutradara dan penulis naskah film "Yang Tidak Dibicarakan Ketika Membicarakan Cinta." Film ini adalah salah satu yang diputar dalam Festival Film Internasional Tokyo tahun ini. Mengapa Mouly membuat film mengenai para remaja difabel?
8 November
(Jumat)
Ayo Masak Makanan Jepang: Spageti Jamur ala Jepang

photophoto
(Kiri) Spageti Jamur
(Kanan) Bahan-bahan

Spageti saat ini merupakan makanan populer di Jepang. Kali ini kami akan mengajarkan cara membuat spageti menggunakan soyu atau kecap khas Jepang. Bahan-bahannya antara lain udang dan jamur shimeji yang merupakan makanan khas musim gugur di Jepang. Selamat mencoba.
9 November
(Sabtu)
Beranda Musik: Artis-artis Terkenal yang Tampil di Festival Perguruan Tinggi di Jepang

photo
Artis terkenal Leo Ieiri

Musim gugur di Jepang adalah waktunya untuk menggelar berbagai festival di sekolah-sekolah khususnya perguruan tinggi. Acara ini terbuka bagi pengisi acara dari luar dan banyak dimeriahkan oleh pementasan dari berbagai kalangan artis. Kali ini kami akan ulas beberapa penyanyi yang banyak diminta tampil di festival-festival semacam itu, serta mendengarkan lagu-lagu hits mereka.

Belajar Bahasa Jepang - Pelajaran 31: Saya Akan Coba Mengerjakannya Lagi (Ulangan)
photo

Kuon telah menyiapkan sebuah proposal. Sebelum dibahas dalam rapat, atasannya memberikan sejumlah masukan.
10 November
(Minggu)
Halo dari Tokyo

photo

Setiap hari Minggu, kami membacakan surat, menjawab pertanyaan serta memutarkan lagu-lagu permintaan pendengar.

Spanduk semangat silaturahmi 2013


Acara Silaturahmi Pendengar Kalbar ke 3 di Pemangkat KALBAR

Salam persahabatan,

Menindaklanjuti temu pendengar ke 2 di kediaman Bapak Imam Farihin pada tanggal 18 Agustus 2013 yang akan melaksanakan temu pendengar di luar kota Pontianak, maka dipilihlah acara tersebut di Kota Pemangkat di Markas Borneo Listeners Club menjadi ajang silaturahmi pendengar radio yang ke 3 yang akan dilaksanakan pada tanggal 3 Nopember 2013 pada hari Minggu.

Acara ini juga mendapat respon positif dari pendengar di wilayah KALBAR dan penyiar radio seperti Radio Jepang, Radio Vietnam, Radio China dan Radio Australia sehingga memberi warna yang meriah terhadap penyelenggaraan event ini. Hal ini juga memberikan kami semangat untuk mengkampanyekan gemar dengar radio luar negeri yang kini hampir usang ditelan zaman era globalisasi tekhnologi.

Hal ini tentunya tidak mensurutkan niat kami untuk melakukan silaturahmi pendengar, sehingga dapat terselenggara dengan baik ( sebuah harapan tentunya ) karena saat menulis ini acara tersebut belum dilaksanakan. Semoga niat baik ini akan berjalan dengan baik pula

Tema kali ini : Mari kita galang silaturahmi tanpa batas, dengan the power of spirit for listeners....

Best regards, Rudy Hartono  ( Chairman of BLC, 2013 )

Rangkaian Galeri Silaturahmi Pendengar Radio Kalbar 2013 ( BLC)