Anda pergi ke bioskop dan anda kemudian mendatangi loket untuk membeli tiket, anda mencari-cari dompet di dalam tas anda yang ternyata terselip di bagian bawah tas dan butuh waktu untuk menemukannya, apa yang anda ucapkan kepada petugas loket itu?
CHOTTO MATTE-KUDASAI
Kirim jawaban sebelum 27 Oktober 2010 ke Indonesian Section Radio Japan NHK World Tokyo 150-8001 Japan atau melalui situs www.nhk.or.jp/indonesian
Jalan Penjajap Timur 3A Pemangkat 79453 Kalimantan Barat - Indonesia Telepon 0562-243873 HP.085654686895
Kamis, 14 Oktober 2010
Senin, 11 Oktober 2010
Pendengar Radio? Masih Ada (2)
Oleh : Sugeng Santoso(048/BLC-MS)
Pendengar radio sejak tahun 1960-an
Ada orang bertanya, apa saya masih mendengarkan radio? " Ya, saya masih mendengarkan radio" jawab saya. Pertanyaan selanjutnya, gelombang apa yg saya dengar? "Saya dengar gelombang fm/am 80%, sw 20%, kira-kira begitulah % nya. Saya mendengar gelombang fm/am untuk menikmati lagu-lagu lama baik lagu Indonesia maupun barat. Banyak lho, radio fm/am yang memutar lagu-lagu lama dengan berbagai nama acara. seperti : oldies corner, memories song, lagu rindu dsb.
Bayangkan saja sebuah radio di Surabaya, masih memutar lagu Ibunda Sayang by Retno, Burung-Burung Nurai by Titik Sandhora, Teringat Selalu by Tetty Kadi yang populer di tahun 1970-an. Atau Hey Jude by The Beatles, In the Summer Time by Mongo Jerry, Paul and Paula by Paul and Paula yang juga populer sekitar tahun- tahun itu, dan masih banyak lagi. Lagu-lagu tsb bisa diminta hanya dengan sms saja. Sama ya dengan layanan beberapa stasiun radio manca?
Pernah punya pengalaman minta lagu ke beberapa stasiun radio di Surabaya judulnya I want know (?) by The Beatles. Lagu tsb. sangat berkesan bagi saya, tetapi memangi kurang populer dibanding lagu-lagu The Beatles yang lain. Namun tidak ada satupun stasiun radio yang memenuhi permintaan saya tsb. Kemudian saya minta ke acaranya kak Osca Leon (dari RASI) Musik Indah Lagu Indah, alhamulillah lagu tsb. diputar. Belakangan saya ketahui kalau lagu tsb. berdurasi 7 menit-an. Mungkin karena itu, beberapa stasiun radio Surabaya menolak memutarnya. Wallahu aklam.
Lalu acara apa saja yang saya dengar di gelombang sw selain acara nya kak Osca tsb.? Ada beberapa, biasanya acara- acara yang disiarkan hari sabtu, minggu atau siaran ulanganya. Seperti Pagi Gembira (RASI), Tangga Lagu, Hallo dari Tokyo(NHK) yg saya dengar ulanganya pada pagi hari. Karena siaran NHK di Malang dan Surabaya hanya acara pagi yang bisa ditangkap dengan agak baik. Oh ya, belakangan saya banyak tinggal di Malang menemani anak saya ke-3 (bontot) M. Reza Azhari, kuliah di UB. Acara yang lain misalnya acara Tangga Lagu dan PILKIT (VOA), Kuis/Sayembara di beberapa radio baik yang diadakan pada event tertentu atau yang diadakan rutin. bulanan/ 3 bulanan. Untuk radio yang saya pantau selain yg sudah saya sebutkan antara lain : RKI (yg agak bisa di dengar pada siaran pukul 21.00), CRI (bagus pada hampir semua waktu) RTI, VoV (lumayan hampir semua waktu).
Mungkin ada pertanyaan benarkah saya mendengarkan radio sejak
tahun 60-an. Betul sekali. Saya masih ingat dahulu orang tua satiap minggu malam senen, mendengarkan RRI Jogjakarta. Acaranya Sandiwara Radio. Salah satu tokohnya bernama Safitri, entah pemerannya siapa. Kalau masih hidup mungkin saat ini usianya 69-an. Dengan asumsi waktu saya dengar acara tsb. usia saya 8 tahun, Safitri diperankan wanita usia 20 tahun-an. Entah mengapa, saya bayangkan Safitri diperankan oleh wanita yang cantik dan menawan. Dalam alam nyata, 4 tahun yang lalu, saya pernah naik kereta api Surabaya-Jogjakarta duduk bersebelahan dengan seorang gadis cantik bernama Yudith Safitri (saat itu usianya 22 tahun) Dari omong ngalor ngidul dia alumnus Fak. Psykologi UBAYA Surabaya, asal SMAN 1 PONTIANAK. Sayang "Gadis Masa Lalu" Saya Itu, Menurut penuturannya sudah bertunangan dengan SEORANG TNI, anak buah ayahnya.
Sekitar tahun 1964 orang tua pindah kontrak di jalan dan gang yang sama.(Jl. Diponegoro VII, Jember) Pesawat radio dijual, untuk menambah bayar uang kontrakan. Namun sayup-sayup saya mendengar tetangga menyetel RRI Makasar pagi hari sebelum pkl 6.00 Tetangga mendengar acara tsb. rutin tiap pagi. Acaranya saya tidak jelas, yang terang materinya musik dan kata, suara penyiarnya ramai sekali. Beberapa tahun kemudian saya ketahui acara tersebut mirip acara Pagi Gembira Mang Ebet Kadarusman (alm).
Setahun kemudian orang tua punya radio lagi. Kakak-2 saya sering menyetel RRI JAKARTA pada Satu pagi. Acaranya tanggal lagu dengan penyiarnya kalau tidak salah DAHRI OSKANDAR. Yang saya ingat waktu itu, lagu TELUK BAYUR BY ERNI JOHAN menduduki tangga teratas beberapa minggu berturut-2. Pada Sabtu sorenya menyetel RRI SURABAYA, Acarana sama , yaitu TANGGA LAGU.
Selanjutnya saat peristiwa G30 S saya juga mendengar dari radio. Dan saya paling banyak mendengar cerita tentang peristiwa itu dari teman-2 di SDN KEPATIHAN II JEMBER, tentu saja cerita saya dari BERITA RRI.
Tahun-2 setelah itu, orang tua pindah lagi di rumah yang berhasil dibeli di jalan dan gang yang sama tepatnya JL. DIPONEGORO GG VII/143, sekarang JL. GAJAH MADA). Mulailah saya mengenal RADIO MANCA dari tetangga, berawal mendengar RAS, VOA, BBC, RN, SJDW dan seterusnya. Kemudian saya mengenal RADIO AMATIR/RADAM, RADIO EKSPERIMAN/RADEKS yang mulai bermunculan, ada namanya RADIO AS 105, FAPERTA, ROMANTIKA, CANASTA, ANGKATAN MUDA, VERONIKA DIMENSION. Dari SURABAYA yang bisa ditangkap di JEMBER (CAKRA AMIGRA/SCFM, RADIO GELORA SURABAYA/RGS) yang merupakan cikal bakal RADIO FM/AM sekarang.
Setelah mendengar radio kurang lebih 50 TAHUN, ada impian yang belum terwujud yaitu mengunjungi para kru/penyiar radio Mancanegara seperti : JEAN VAN DE KOK (RN), MARIA SOEKAMTO (RTI), MARIA / XIAO FANG
(CRI), LILIS, TOMOKO (NHK), FALENTIA (VERITAS ASIA) NUIM KHAIYATH, HIDAYAT DJAJAMIHARDJA (RASI), SOEPRAPTO, PUSPITA SW, L. TRIYONO, NI MADE YONI (V0A), YUNIMAN FARID (SJDW) dan banyak lagi lainnya ( bersambung-Sugeng Santoso )
MASUKAN UNTUK ACARA TEMU PENDENGAR NHK
Radio Jepang dalam waktu dekat berencana untuk kembali mengadakan acara Temu Pendengar di Indonesia. Untuk itu kami meminta masukan dari anda mengenai kota mana yang sebaiknya menjadi lokasi temu pendengar kali ini, apa alasannya dan bersediakah anda membantu dalam kepanitiaan acara tersebut ?
Kami tunggu masukan dari anda melalui :
Radio Jepang NHK World Kotak Pos 1245 Jakarta Pusat 10012
Atau email ke : s06803-indonesian@nhk.or.jp
NAMA PEMENANG SAYEMBARA TRIWULANAN KBS 2010
NAMA PEMENANG SAYEMBARA TRIWULANAN KBS 2010
(Kami hanya memuat nama anggota, simpatisan dan partner BLC )
SAYEMBARA TRIWULANAN I
- 1. Rudi Hartono ; 2. Supar Hariyanto ; 3. Saripuddin D ;
- 4. Thedja Hariyanto ; 5. Mariadi Purnomo ; 6. Hindun ;
- 7. Saeful Fahmi ; 8. Romlah ; 9. Lartri Utomo ;
- 10. Dick Himawan ; 11. Aloysius HM ; 12. Jan Sopaheluwakan ;
- 13. M. Jayadi D. ; 14. Summase Sanjaya ; 15. Eddy Setiawan
SAYEMBARA TRIWULANAN II
1. Rudi Hartono ; 2. Saeful Fahmi ; 3. Gita Saraswati
1. Dick Himawan ; 5. Sugeng Santoso ; 6. Saripuddin D.
7 Jan Sopaheluwakan ; 8. Sofia Azis Taba ; 9. Hindun
10. Rajab F Pinem ; 11. Eddy Setiawan ;…………………….
Hadiah berupa kerajinan tangan / hadiah khas KBS World.
Kami segenap pengurus Borneo Listeners Club mengucapkan SELAMAT kepada pemenang Sayembara Triwulanan KBS World, Semoga hal ini menjadi pemacu untuk kita terus mendengarkan radio, hobby yang tiada matinya ini. Salam.
SAYEMBARA RADIO JERMAN DEUTSCHE WELLE PERIODE OKTOBER – DESEMBER 2010
SIAPAKAH NAMA KANSELIR JERMAN PADA MASA PENYATUAN JERMAN ?
JAWABAN : HELMUT KOHL
Deutsche Welle, Tromol pos 1128 Jakarta 10011
email : indones@dw-world.de, SMS : +628121101115
SAYEMBARA KBS TRIWULANAN IV TH 2010
1. Apakah nama makanan yang mewakili Korea yang dibuat dengan sawi putih atau robak yang diasinkan dengan garam lalu dibumbui dengan bubuk cabe, bawang putih, jahe, dll. ? Jawaban : KIMCHI
2. Apakah nama KTT dimana pemimpin dari 20 negara membicarakan tentang isu ekonomi utama dunia mulai tgl. 11 Nopember sampai tgl. 12 Nopember 2010 di Seoul, Korea? Jawaban : KTT G-20
Kirim jawaban anda paling lambat akhir Desember 2010 ke :
KBS World, d/a Kedubes Korea Jln Gatot Subroto 57 Jakarta 12041
Email : Indonesia@kbs.co.kr
PERINGATAN 72 TAHUN CHINESE MOSLEM ASSOCIATION (CMA)
CMA adalah sebuah asosiasi yang bergerak dibidang keagamaan Islam di Taiwan. Organisasi ini didirikan pada tahun 1938. Walau penganut agama Islam di Taiwan tidak banyak ( +/- 200 ribu orang ) namun mendapat jaminan kebebasan menjalankan ibdah dari pemerintah Taiwan.
Tahun 2010, CMA mengadakan serangkaian kegiatan peringatan 72 tahun berdirinya organisasi ini termasuk salah satunya meluncurkan perangko kenang2an terbatas. Perangko ini memuat beberapa mesjid yang ada dan tersebar di seluruh Taiwan.
TKI (Tenaga Kerja Indonesia) saat ini berjumlah 146 ribu orang menjadi umat muslim terbesar di Taiwan. Untuk itu pihak CMA kerap melakukan kegiatan yang bersifat keagamaan dan pendidikan.
Beberapa saat lalu. Taiwan “ditampar” keras oleh kasus pemaksaan makan daging babi oleh majikan terhadap ketiga pekerja asal Indonesia. Namun hal ini hanya satu kasus khusus semata dan bukan kebiasaan yang dilakukan majikan Taiwan. Oleh sebab itu CMA melakukan sosialisasi tentang kebudayaan dan hokum Islam bagi seluruh rakyat Taiwan agar menghormati kaum minoritas dan memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadahnya ( Sumber : bulletin RTISI ke – 2/ red_blc)
Langganan:
Postingan (Atom)