Sabtu, 04 September 2010

Deutsche Welle Survey

Dear friends of Deutsche Welle,

We would like to conduct a survey with our listeners on the image and
perceptions of Germany 20 years after reunification.

Could you please send us a few statements on the topic or provide
short answers to the following questions:

What comes to your mind when you think of Germany today?

Do you think Germany has changed since the reunification in 1990?

In your opinion, what is Germany’s role in the world today?

If you would like to participate, please provide us with your
statements, as well as your name, the city and country you are writing
from and, if possible, a photo. Some of the contributions will be used
on different DW platforms.

Thanks in advance – we are looking forward to your reply!

Kind regards,

Andrea Schulz
Kundenservice
DEUTSCHE WELLE
T: +49.228.429-3223
F: +49.228.429-154000
E: Andrea.Schulz@dw-world.de

VOA KHMER SERVICE MERAYAKAN ULANG TAHUN KE 55 SIARAN PERTAMA

Washington, D.C., August 16, 2010 - VOA Khmer Service menandai ulang tahun ke-55-nya, dengan para penyiar veteran mengingat peristiwa penting yang membentuk berita pada tahun-tahun itu, dari Perang Vietnam sampai genosida rezim Khmer Merah dan lahirnya monarki konstitusional. Khen Chen, yang pensiun pada 2007 mengatakan 45 tahun dari karirnya, “saya sangat bangga bekerja untuk VOA Khmer, ada sesuatu yang baru setiap hari, itu adalah sebuah berkah.”

Pada tahun-tahun pertamanya, Chen mengatakan hampir setiap warta berita Khmer Service didominasi keterlibatan AS dalam Perang Vietnam. Pada 1975 Khmer Merah merebut kekuasaan dan VOA melaporkan hari-hari paling suram dalam sejarah Kamboja, genosida dan kelaparan membiarkan satu sampai tiga juta orang mati, sebuah periode yang melihat lahirnya istilah “ladang pembunuhan.”

Chen adalah pelajar di sebuah sekolah tinggi khusus perempuan di Phnom Penh Kamboja ketika ia melihat iklan pekerjaan untuk Voice of America pada 1962 dan memulai karir seumur hidup bersiaran ke tanah airnya.

Selama penampilan Chen di radio show hari Senin, pendengar menelepon (mereka) bergetar mendengar kembali suaranya di udara. “Ang Khen (nama Chen di udara) adalah tokoh yang begitu terkenal.” kata pembawa acara Sothearith Im, “hebat dia dapat merayakan bersama kita.” 

Walaupun VOA Khmer pertama kali mengudara pada Agustus 1955, siarannya dihentikan setelah beberapa bulan dan dimulai lagi pada 1962. Sejak saat itu, Direktur VOA Danforth W. Austin mengatakan, “Khmer Service terus menjadi sumber informasi terpercaya di wilayah itu dan dunia bagi orang Kamboja.” Sekarang para staf mencapai jutaan orang melalui radio, televisi dan internet. 

Kunjungi website Khmer Service dalam bahasa Inggris di http://www1.voanews.com/khmer-english/news/
(Sumber: VOA Press Release)

Korea Utara memperluas jaringan telepon mobile--tapi tidak di dekat perbatasan

The Korea Times, 11 August 2010, Kim Young-jin:
“Pemerintah Korea Utara meluncurkan layanan telepon mobile di kota-kota di luar Pyongyang, memberi kesempatan pertama bagi  warganegara biasa untuk memiliki ponsel, sebuah laporan mengatakan harga yang tinggi mungkin akan menghalangi mayoritas warganegara untuk menjadi mobile. Layanan itu dibuka pada 1 Agustus, laporan tersebut mengatakan. Mengutip sebuah sumber di China, RFA mengatakan kantor pos di Utara mulai menjual telepon mobile dengan rencana prabayar pada 1 Agustus. ... Sumber-sumber di Utara mengatakan mereka yang berada dekat perbatasan tetap dilarang menggunakan ponsel karena dekatnya dengan Korea Selatan dapat membolehkan komunikasi lintas batas ilegal. ... Layanan telepon tersebut dioperasikan dalam kemitraan dengan firma Mesir Orascom Telecom, yang membangun jaringan untuk golongan elit Korea Selatan dua tahun lalu.”
(Sumber: Kim Andrew Elliott reporting on International Broadcasting www.kimandrewelliott.com)

Melihat apa yang terjadi ketika BBC World Service berhenti menyiarkan dentangan Big Ben?

The Telegraph, 11 August 2010:
“Supremasi Greenwich Mean Time tertantang oleh sebuah jam baru raksasa yang sedang dibangun di Mekkah, dengannya 1,5 milyar muslim dunia dapat segera menyetel jam mereka.”

The Telegraph, 11 August 2010:
Big Ben “mungkin masih menjadi jam paling diakui di dunia, tapi signifikansinya berkurang sejak BBC World Service English Service berhenti menyiarkan ‘dentangannya’ setiap hari (sekarang hanya terjadi pada jam 0000 GMT pada hari Tahun Baru).” -- Sebenarnya, kita pendengar World Service English hanya akan mendengar ‘dentangan’ yang mengindikasikan jam berapa, pada 0000 GMT pada tahun baru. Apa yang biasa kita dengar biasanya pada lebih 15, 30 atau 45 menit, dari berbagai versi Big Ben ‘Westminster Quarters’ atau ‘Westminster Chimes.’
(Sumber: Kim Andrew Elliott reporting on International Broadcasting www.kimandrewelliott.com)

Surat dari Voice Of Vietnam

Bapak Rudy Hartono yg hormat.
 
Kami baru tadi menerima surat Bapak tentang keinginan Bapak ke VOV.
Kami telah melaporkan  keinginan bapak kepada Pimpinan VOV.
Kami senang menerima dan menyambut Bapak ke VOV. Tapi semua biaya harus ditanggung  fihak Bapak.
 
Tentunya pada upacara yg diselenggarakan di VOV juga , kami akan menyambut kedatangan Bapak.
Dan juga tadi, kami  menerima  email yg isinya memutuskan berwisata ke Singapura, dan tidak ingin ke VOV lagi. Kami beranggapan bahwa semuanya ditentukan oleh bapak.
Pada fihak siuaran kami, kami gembira menyambut Bapak ke VOV, ke Hanoi, ke Vietnam dan mendukung  bapak segala yg bisa dilakukan.
Sekian dari siaran bahasa Indonesia -VOV./.


Siaran Bahasa Indonesia
Seksi ASEAN
Sistim Siaran- siaran Luar Negeri- Radio Suara Vietnam
Jalan Ba Trieu, Nomor 45, Hanoi, Vietnam
Tel: (84) 43 8254798
Handphone: 84. 91 226 0212

Surat dari AWR Indonesia

Salam dari studio AWR Indonesia,
 
Kami ingin menyampaikan bahwa AWR Indonesia sudah dapat di dengar via internet dari www.awr.org/id/ind
Selamat mencoba dan menikmati layanan ini, dan kami menunggu dengan hati terbuka untuk masukan anda sekalian, bahkan juga pertanyaan-pertanyaan (seperti untuk ruang Alkitab Menjawab, Komunikasi dalam Keluarga, dll) juga permohonan Doa di Mimbar Suara Pengharapan
Semua ini adalah untuk kemajuan bagi pelayanan AWR Indonesia.
 
Terimakasih dan Salam Hormat kami,
AWR Indonesia

Sabtu, 28 Agustus 2010

Radio Online

Dalam memenuhi tuntutan jaman dan semakin canggihnya teknologi maka radio arafahfm dengan ini mempersembahkan bagi para pendengar radio di penjuru dunia agar bisa mendengarkan lewat internet dengan menggunakan teknologi codec AAC+2 yang pure digital yang lebih bersih dan cling, teknologi ini didukung sepenuhnya dengan player-player seperti winamp, foobar, windows media player.
Radio arafahfm mempunyai server sendiri yang ditempatkan di Amerika Serikat dengan dukungan penuh dari JaguarPC yang berpengalaman lebih dari 10 tahun dalam pengelolaan Data center sehingga jaminan koneksi 24 jam nonstop conected dengan internet.

Disamping VPS kami benar-benar terjaminan kualitasya oleh JaguarPC Serta server streming kami Shoutcast yang sudah teruji kualitasnya dengan dukungan dari WHMshonic yang betul memberikan kualitas jaminan manegable radio online control panel untuk shoutcast server.
jika media player tidak mengeluarkan suara, berarti Anda belum ada aac+ pluginnya, bisa di download disini Download AAC/aacPlus Player Plugin

Klik disini mendengarkan di winamp (Tune in Winamp)

sms center : 085233583006