Hadapi ACFTA, Gunakan Produk Dalam Negeri
Yogyakarta- Asean China Free Trade Agreement (ACFTA) yang sudah resmi berlaku sejak 1 Januari 2010 merupakan hal yang tidak terelakkan lagi. ACFTA yang telah dipersiapkan sejak tahun 2003 itu memang sudah seharusnya dihadapil, jika direnegosiasikan pun, perlu waktu yang lama, sementara barang-banrang Cina mulai dari peniti dan tusuk gigi hingga handphone dan motor sudah membanjiri pasar dalam negeri Indonesia.
Demikian disampaikan oleh Dr. Mukti Fajar selaku pembicara dalam diskusi publik bertemakan ACFTA peluang atau ancaman yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bertempat di Kampus Terpadu UMY, Kamis (04/03/2009).
“Di RRC orang selalu menggunakan motor Cina, walaupun motor mereka tidak sekeran motor buatan Jepang,” papar dosen Hukum Ekonomi Fakultas Hukum UMY ini. Belakangan ini, Mukti menilai bahwa makna dan implementasi nasionalisme cenderung abstrak. Dengan ACFTA ini, Mukti berharap masyarakat Indonesia dapat menunjukkan nasionalismenya dengan menggunakan produk-produk dalam negeri Indonesia.
Mukti juga melihat ada beberapa strategi yang bisa diterapkan pemerintah Indonesia menghadapi tantangan ini. Pertama, pemerintah hendaknya membuat sebuah regulasi yang mengharuskan para pengusaha asing khususnya Cina yang hendak menanamkan modal asing di Indonesia melakukan Joint Venture atau kerjasama dengan pengusaha-pengusaha lokal Indonesia. “Joint Venture di maksud untuk melakukan proteksi terhadap para pengusaha khususnya industri besar,”ungkapnya.
Kedua, Masih dalam ranah kebijakan pemerintah baiknya mengharuskan barang-barang Cina yang masuk ke Indonesia mengandung bahan dasar atau beberapa bagian dari barang merupakan buatan Indonesia. Hal ini juga dilakukan oleh Cina dalam menghadapi serbuan HP dari barat. ‘Semua handphone yang masuk ke Cina, apapun merknya pasti baterainya made in China,”imbuhnya.
Sedangkan yang ketiga, pemerintah bisa memberikan subsidi terhadap barang-barang Indonesia yang kalah saing dengan barang Cina, karena barang Cina lebih murah dibandingkan barang dalam negeri.“Pemberian subsidi ini merupakan salah satu tindakan pengamanan yang diperbolehkan dalam perjanjian ACFTA,”paparnya. (mac)
Jalan Penjajap Timur 3A Pemangkat 79453 Kalimantan Barat - Indonesia Telepon 0562-243873 HP.085654686895
Minggu, 07 Maret 2010
Sabtu, 06 Maret 2010
CRI Quiz Pengetahuan Ekspo Dunia Shanghai 2010
Saudara: Ekspo Dunia 2010 akan dilangsungkan di Shanghai pada 1 Mei hingga 31 Oktober tahun ini. Untuk membantu saudara pendengar dan para pengguna internet mendapat sedikt sebanyak maklumat mengenai Ekspo Dunia 2010 ini, Radio Antarabangsa China (CRI) menganjurkan Kuiz Pengetahuan Global mengenai Ekspo Dunia 2010 mulai 20 Februari, melalui siaran radio dan laman web. Kami mengalu-alukan penyertaan anda dalam kuiz ini.Alamat laman web quiz ini ialah:
http://malay.cri.cn/504/2010/02/25/Zt242s109184.htm
Kami juga mengalu-alukan pandangan daripada saudara berkait dengan Ekspo Dunia 2010 di Shanghai dan kuiz kali ini.
Terima kasih
Salam mesra
Bahagian Bahasa Melayu CRI
Tentara dan Facebook
VIVAnews - Militer Israel kini sedang sibuk merazia para prajuritnya yang tengah keranjingan berselancar di laman jejaring sosial, Facebook. Para pimpinan pun mengingatkan anak buah akan bahayanya melakukan update status selama berdinas, apalagi saat di tengah suatu operasi militer.
Demikian pernyataan militer Israel seperti yang dipantau kantor berita Associated Press, Kamis 4 Maret 2010. Kampanye itu diberlakukan setelah pimpinan militer Israel membatalkan suatu rencana serangan ke wilayah Palestina di Tepi Barat setelah dibocorkan seorang prajurit lewat update status di Facebook.
"Mengunggah [upload] informasi yang rahasia ke laman jejaring sosial atau situs-situs dapat memberi informasi ke pihak lain yang ingin mengetahuinya, termasuk dinas intelijen asing atau musuh," demikian pernyataan militer Israel.
"Agen-agen intelijen musuh bisa memindai data lewat internet dengan menghimpun informasi-informasi menyangkut Angkatan Bersenjata Israel, yang bisa mengganggu suksesnya suatu operasi dan membahayakan pasukan," lanjut pernyataan itu.
Dengan demikian, semua prajurit Israel yang aktif berdinas dilarang mempublikasikan informasi rahasia, termasuk foto yang memuat data militer.
Salah satu cara kampanye anti-Facebook di barak militer adalah dengan menempatkan poster bergambar para pemimpin negara atau kelompok yang bermusuhan dengan Israel, yaitu Mahmoud Ahmadinejad (Iran), Bashar Assad (Suriah) dan Sheik Hassan Nasrallah (Hisbullah).
Di bawah foto masing-masing pemimpin itu terdapat logo Facebook dengan ikon "Friend Request" disertai tulisan "Memangnya kamu pikir semua orang itu teman?"
Demikian pernyataan militer Israel seperti yang dipantau kantor berita Associated Press, Kamis 4 Maret 2010. Kampanye itu diberlakukan setelah pimpinan militer Israel membatalkan suatu rencana serangan ke wilayah Palestina di Tepi Barat setelah dibocorkan seorang prajurit lewat update status di Facebook.
"Mengunggah [upload] informasi yang rahasia ke laman jejaring sosial atau situs-situs dapat memberi informasi ke pihak lain yang ingin mengetahuinya, termasuk dinas intelijen asing atau musuh," demikian pernyataan militer Israel.
"Agen-agen intelijen musuh bisa memindai data lewat internet dengan menghimpun informasi-informasi menyangkut Angkatan Bersenjata Israel, yang bisa mengganggu suksesnya suatu operasi dan membahayakan pasukan," lanjut pernyataan itu.
Dengan demikian, semua prajurit Israel yang aktif berdinas dilarang mempublikasikan informasi rahasia, termasuk foto yang memuat data militer.
Salah satu cara kampanye anti-Facebook di barak militer adalah dengan menempatkan poster bergambar para pemimpin negara atau kelompok yang bermusuhan dengan Israel, yaitu Mahmoud Ahmadinejad (Iran), Bashar Assad (Suriah) dan Sheik Hassan Nasrallah (Hisbullah).
Di bawah foto masing-masing pemimpin itu terdapat logo Facebook dengan ikon "Friend Request" disertai tulisan "Memangnya kamu pikir semua orang itu teman?"
Jumat, 05 Maret 2010
Gempa Chili, Web dan Radio Terpengaruh
Gempa Chile:
Web & Radio juga Terpengaruh
Sambungan internet ke Chile tidak dapat diakses ketika orang di seluruh dunia mencoba mencari tahu tentang gempa yang mengguncang negara ini pada 27 Februari 2010. Berbesara stasiun radio di Chile Tengah juga lenyap pada jam-jam pertama setelah gempa. Pada jam 8 a.m waktu Eropa Tengah website Radio Cooperativa (cooperativa.cl) El Mercurio daily (www.elmercurio.com) dan Chilean Government (www.gobiernodechile.cl) tidak dapat diakses dari Eropa. Gempa terjadi pada 3.34 a.m waktu Chile, 7.34 a.m waktu Eropa Tengah. 12 jam kemudian situs Mercurio dapat dilihat tetapi tidak ada update tentang gempa. Situs pemerintah sudah terlihat aktif pada sekitar jam 8 p.m waktu Eropa Tengah dengan update tindakan presiden Bachelet setelah gempa. Pada saat yang sama Radio Cooperativa masih belum mengudara sebagaimana TV Chile dan Radio BioBio. Webcast Radio Beethoven dan Radio Maria Chile dapat diakses pada sekitar jam 9 p.m waktu Eropa Tengah namun tidak ada referensi mengenai gempa.
(www.italradio.org)
Web & Radio juga Terpengaruh
Sambungan internet ke Chile tidak dapat diakses ketika orang di seluruh dunia mencoba mencari tahu tentang gempa yang mengguncang negara ini pada 27 Februari 2010. Berbesara stasiun radio di Chile Tengah juga lenyap pada jam-jam pertama setelah gempa. Pada jam 8 a.m waktu Eropa Tengah website Radio Cooperativa (cooperativa.cl) El Mercurio daily (www.elmercurio.com) dan Chilean Government (www.gobiernodechile.cl) tidak dapat diakses dari Eropa. Gempa terjadi pada 3.34 a.m waktu Chile, 7.34 a.m waktu Eropa Tengah. 12 jam kemudian situs Mercurio dapat dilihat tetapi tidak ada update tentang gempa. Situs pemerintah sudah terlihat aktif pada sekitar jam 8 p.m waktu Eropa Tengah dengan update tindakan presiden Bachelet setelah gempa. Pada saat yang sama Radio Cooperativa masih belum mengudara sebagaimana TV Chile dan Radio BioBio. Webcast Radio Beethoven dan Radio Maria Chile dapat diakses pada sekitar jam 9 p.m waktu Eropa Tengah namun tidak ada referensi mengenai gempa.
(www.italradio.org)
VOA Press Release 26 February 2010
VOA TRAINS CENTRAL AMERICA REPORTERS IN CRISIS REPORTING
Lebih 20 reporter dari tiap negara di Amerika Tengah menghadiri sesi pelatihan VOA selama 2 hari berkaitan masalah kesehatan yang berhubungan dengan influensa dan bencana alam. Pelatihan pada 24-25 Februari yang diorganisir VOA Office of Development di Panama City, Panama itu mencakup diskusi informal, analisa dan tukar pengalaman oleh panelis dari beberapa organisasi internasional termasuk Pan American Health Organization (PAHO), USAID, FAO, dan the United States Department of Agriculture (USDA/APHIS). Topik yang didiskusikan termasuk penciptaan pesan yang simpel dan mengena dalam keadaan kesehatan darurat seperti ketika terjadi pandemi dan bencana alam. Fokus utama saat krisis influensa adalah bagaimana untuk memberi informasi pencegahan, karantina dan penyebaran jika terjadi krisis disebabkan virus H1N1 atau H5N1. Tantangan untuk mencapai penduduk ketika terjadi bencana alam seperti kurangnya air bersih, makanan dan obat-obatan juga dibahas. Salah satu mandat VOA adalah menyediakan pelatihan ketrampilan jurnalistik dalam masa krisis di seluruh dunia terutama berkaitan dengan masalah kesehatan.
(VOA Press Release 26 February, pubaff@voa.gov 17:48)
Kuis Musim Semi Radio Jepang NHK
Pertanyaan kuis musim semi Radio Jepang NHK: Dengan cara apakah biasanya rumput yomogi dimakan oleh orang Jepang?
A. ditanak bersama nasi sehingga nasinya menjadi hijau.
B. dijadikan jadi bahan salada.
C. dijadikan bahan pewarna/pewangi untuk mochi.
Jawaban ditunggu sampai hari Jumat 30 April 2010.
Kirim jawaban anda ke : Radio Jepang NHK Kotak Pos 1245 Jakarta 10012
atau email : nhkworld@nhk.jp (red_java)
Badai Matahari Terjadi
Lapan: Badai Matahari Terjadi Antara 2012-2015

Film fiksi ilmiah '2012' yang menceritakan tentang terjadinya badai matahari (flare) bukan isapan jempol belaka. Flare diperkirakan akan terjadi antara tahun 2012-2015. Namun, tak serta merta hal itu melenyapkan peradaban dunia.
"Lapan memperkirakan puncak aktivitas matahari akan terjadi antara 2012 hingga 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari," ujar Kabag Humas Lapan Elly Kuntjahyowati dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/3/2010).
Flare tersebut, imbuhnya, merupakan salah satu aktivitas matahari selain medan magnet, bintik matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik. Ledakan-ledakan matahari itu, bisa sampai ke bumi. Namun, flare yang diperkirakan akan terjadi itu tak akan langsung membuat dunia hancur.
"Masyarakat banyak yang menghubungkan antara badai matahari dengan isu kiamat 2012 dari ramalan Suku Maya. Ternyata dari hasil pengamatan Lapan, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban dunia," imbuhnya.
Efek badai tersebut, lanjut dia, yang paling utama berdampak pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus.
"Efek lainnya, aktivitas matahari berkontribusi pada perubahan iklim. Ketika aktivitas matahari meningkat maka matahari akan memanas. Akibatnya suhu bumi meningkat dan iklim akan berubah," jelas Elly.
Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim. Dampak ekstremnya, bisa menyebabkan kemarau panjang. Namun hal ini masih dikaji oleh para peneliti.
Lapan pun berniat mensosialisasikan dampak aktivitas matahari ini ke masyarakat. Sosialisasi Fenomena Cuaca Antariksa 2012-2015 pun akan digelar di Gedung Pasca Sarjana lantai 3, Universitas Udayana, Jl Jenderal Sudirman, Denpasar, Bali pada 9 Maret 2010 pukul 11.00 Wita.
Sumber : detikcom
Langganan:
Postingan (Atom)

